Taman Hutan Raya Bung Hatta Jadi Destinasi Wisata Keluarga

0
1653
Tahura Bungg Hatta Padang

PADANG, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Padang mengembangkan Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta menjadi destinasi keluarga berbasis alam. Selain hutannya masih asri dan hijau, juga kawasan di Ladang Padi, Kecamatan Lubuk Kilangan ini berada di ketinggian sehingga berhawa sejuk. Pemandangan dari atas menyajikan keindahan Kota Padang berikut hamparan lautnya. Sehingga sangat tepat menjadi destina wisata keluarga.

“Tahura Bung Hatta di perbatasan Padang-Solok memiliki potensi yang bagus sebagai alternatif wisata alam di Sumatra Barat, namun tidak dikelola secara optimal. Kawasannya bagus, kami akan kembangkan menjadi objek wisata berbasis alam, dengan wahana permainan, dan laboratorium iptek untuk flora dan fauna,” papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi di Padang, Rabu (18/11/2015).

Kawasan seluas 76 hektare, lanjut dia, merupakan bagian dari hutan lindung yang masuk kawasan konservasi Bukit Barisan I, yang membentang di bagian barat pulau Sumatra. Karenanya, Pemkot Padang bekerjasama dengan swasta untuk menggarap kawasan tersebut, dengan melakukan pembenahan dan pengembangan kawasan. “Untuk tahap awal, hanya 2-3 hektare yang akan kami serahkan ke swasta untuk dikelola menjadi kawasan dengan wahana permainan. Sudah ada investor lokal yang berminat menggarap, mungkin dalam waktu dekat bisa mulai dikerjakan,” sebutnya.

Dan untuk jangka panjang lokasi tersebut difokuskan sebagai destinasi berbasis alam dengan wahana permainan, outbond, studio national geographic yang mengenalkan berbagai tumbuhan alam, labor iptek botani, penangkaran hewan, serta pengembangan tumbuhan. “Targetnya, lokasi itu bakal menjadi alternatif berwisata keluarga di Sumatra Barat, terutama bagi masyarakat luar Kota Padang yang melewati jalan raya Padang Solok, serta jalan lintas Sumatra,” lontarnya.

Kawasan Tahura Bung Hatta merupakan daerah serapan yang menjadi sumber air terbesar untuk Kota Padang. Namun, lokasi ini bisa dikembangkan menjadi tempat wisata alam yang sangat bagus dengan tidak merusak lingkungannya. Tahura Bung Hatta yang luasnya 270 hektar ini merupakan kawasan nyaman untuk rekreasi. Di sana sudah ada bangunan yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat istirahat, bahkan guna menginap keluarga, outbond, meeting ataupun untuk wisata pendidikan pengenalan alam kepada siswa. Sayangnya, bangunan lain yang tak berizin juga sudah mulai berdiri di sepanjang jalannya.

Juga dapat dikembangkan tempat rekreasi dengan wahana cable car. Dari Taman Bukit Berbunga ke komplek bangunan Tahura Bung Hatta berjarak sekitar 3 Km. Bila itu ditempuh menggunakan cable car akan menjadi perjalanan yang menakjubkan karena pemandangannya yang bagus.

Di sekitar kawasan Taman Bukit Berbunga terdapat sebuah kolam pemandian peninggalan Belanda. Sampai sekarang, kolam itu masih ada dan menjadi sumber air. Bahkan, di atas bukit kecil itu terdapat reruntuhan bangunan yang konon peninggalan dari zaman penjajahan Belanda.

Taman Hutan Raya Bung Hatta merupakan sebuah hutan hujan yang tentunya mempunyai beragam jenis tanaman atau tumbuhan dan juga satwanya. Ada Rafflesia Arnoldi, yang merupakan bunga terbesar di dunia, dan macam pohon buah seperti durian dan srikaya, di Taman Hutan Raya Bung Hatta. Satwa yang berada di Taman Hutan Raya Bung Hatta meliputi tapir, kambing hutan, harimau Sumatera, dan masih banyak satwa lain yang dilindungi.

Para keluarga dapat menyusuri jalur tracking yang berada di Taman Hutan Raya Bung Hatta untuk menikmati suasana hutan hujan yang sangat kental di sana. Untuk melepas lelah sehabis berjalan, Taman Hutan Raya Bung Hatta menyediakan tempat untuk beristirahat yang terletak di bagian atas. Taman Hutan Raya Bung Hatta berada di ketinggian lebih dari 400.000 di atas permukaan laut, sehingga dapat melihat pemandangan yang sangat menakjubkan dari puncak teratas Taman Hutan Raya Bung Hatta. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.