Sumba Memanggil, Langkah Desainer Biyan Angkat Citra Budaya

0
294
Sumba Memanggil, karya desianer Biyan (Foto: Metrotvnews)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Suasana pameran Karya Kreatif Indonesia 2017 di di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung semarak dan meriah dengan kehadiran perancang busana Biyan Wanaatmadja, yang menapilkan hasil rancangannya bertajuk “Sumba Memanggil”.

Desainer Biyan menggunakan kain produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Sumba NTT, berupa tenun Pahikung dan dan Tenun Hinggi. “Saya ingin menunjukkan kain produksi UMKM di daerah yang dibina dengan baik dapat digunakan perancang busana kelas atas,” papar Biyan
disela-sela fashion show hasil karyanya di Karya Kreatif Indonesia, Sabtu (19/08/2017) malam.

Selain itu, sambung Biyan, Karya Kreatif Indonesia 2017 memiliki nilai strategis dalam mengembangkan UMKM, khususnya pengembangan pada kualitas kain tradisional Indonesia. Upaya ini memang harus sering dilakukan untuk mengangkat citra budaya Indonesia juga melestarikan kain tradisional agar tidak punah.

“Jadi ya harus lebih sering diadakan (KKI) event seperti ini. Manfaatnya banyak sekali. Buat saya ini pesta rakyat di dunia fashion untuk memperkenalkan, mengangkat kain tradisional sekaligus mensyukuri apa yang dipunyai Indonesia dan masyarakat Indonesia,” tutur Biyan.

Menurut Biyan, kain tradional mauoun hasil buah tangan kreatifitas pengrajin UMKM yang berkualitas bagus akan melahirkan karya desian cemarlang. Apalagi bahan-bahan yang dipilih tentunya juga berkualitas bagus. “Nah, kain-kain hasil karya UMKM memiliki nilai yang sangat bagus, karena itu kita angkat hasil daerah untuk bisa dikenal secara meluas,” paparnya.

Karya terbarunya bertema Sumba Memanggil semakin menunjukkan standar tertinggi sebuah pencipta busana tanah air, yang tidak hanya detail dalam menciptakan setiap potong pakaian, namun juga ikon desainer yang mampu membuat busana nampak begitu berkelas, mewah, elegan, dalam caranya yang sederhana dan tidak berlebihan.

Ini yang acapkali membuat para jurnalis mode pun kesusahan dalam menemukan celah untuk mengupas setiap karya busana dari tangan dingin seorang Biyan. Sebab, Biyan hampir selalu menyuguhkan busana nyaris sempurna yang tentunya memesona mata sekaligus membuat si pemakainya terlihat lebih cantik dan percaya diri.

Disisi lain, selalu ada filosofi yang mengaitkan setiap karya busana Biyan dengan inspirasi koleksinya. Dan, Biyan pun selalu berhasil membuatnya menjadi satu presentasi koleksi yang pastinya sayang untuk dilewatkan.

Selain Biyan, pameran Karya Kreatif Indonesia 2017 hasil kolaborasi dengan empat desainer muda, yakni Ardistia Dwiasri, Danjyo Hiyoji, Kleting Titis Wigati, dan Jenahara.

Pameran ini menghadirkan koleksi lengkap tenun, ikat dan kain batik serta kerajinan tradisional dari seluruh pengrajin binaan Bank Indonesia yang tersebar di seluruh Nusantara. Produk-produk yang dipamerkan dalam pameran ini merupakan produk yang berkualitas baik dan memiliki nilai otentik/orisinil, memiliki nilai budaya, mengangkat citra daerah dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Selain menyajikan koleksi kain dan kerajinan tradisional nusantara UMKM Binaan Bank Indonesia, melalui pameran ini masyarakat yang hadir dapat mempelajari tentang seluk beluk UMKM serta kain tradisional melalui berbagai kegiatan workshop dan talkshow.

Penyelenggaran pameran tersebut merupakan salah satu wujud nyata Bank Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan UMKM kreatif sekaligus memperkenalkan produk kerajinan yang dapat mengangkat citra budaya daerah, mendukung penyerapan tenaga kerja serta mendorong pariwisata.

Selama pameran deriahkan beragam talkshow dan workshop, di antaranya talkshow mengenai e-commerce bersama Kemenkominfo dan Tokopedia, kisah sukses UMKM berbasis kain tradisional, serta workshop mengenai penggunaan kain dalam berbusana bersama Tini Sardadi dan Didiet Maulana, serta workshop melukis batik. (NDIK)

LEAVE A REPLY