Sulut Sasar Pasar Turis China & India

0
2603

MANADO, BISNISWISATA.CO.ID: Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) tak pernah menyerah untuk berusaha menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), demi meningkatkan industri pariwisata. Kini, Turis dari Cina dan India menjadi sasaran incaran karena kedua negara itu memiliki pasar yang potensial.

“Tiongkok dan India memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia merupakan pasar potensial, kami berusaha menarik turis sebanyak-banyaknya, termasuk kedua negara itu” kata Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang di Manado, Sabtu (21/2).

Sejak Jumat (20/2) hingga Selasa (24/2) diperkirakan sedikitnya 2.000 turis Tiongkok akan merayakan Imlek dan menikmati Manado dan sekitarnya. Bersamaan dengan itu juga Konsulat Jenderal India di Bali menggelar seni budaya India di untuk masyarakat Sulawesi Utara.

Menurut Sarundajang, Sulut khususnya Manado memiliki unggulan geostrategi dengan kedua negara tersebut sehingga dapat menjadi pintu masuk bagi turis mancanegara ke Indonesia dan pintu keluar bagi turis Indonesia ke luar negeri. Jarak tempuhnya lebih dekat sehingga biayanya bisa menjadi lebih murah.

Jadi, selain menikmati Sulut, turis-turis asing dapat juga menjadikan Manado sebagai pintu masuk untuk menikmati keindahan alam bagian utara Indonesia Timur ataupun Papua dan sekitarnya, bahkan menikmati Bali dan Lombok.

“Jadi, Manado tidak hanya berfungsi bagi pengembangan wisata Sulut, tetapi bisa lebih luas fungsinya sebagai hubungan bagi pengembangan wisata Indonesia. Dengan demikian Manado dapat berfungsi maksimal sebagai gateway ke Asia Pasifik,” katanya seperti dilansir laman Antara.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Happy Korah mengatakan, Pemprov terus bekerja sama dengan Pemkot dan Pemkab serta pihak swasta untuk membenahi objek wisata serta meningkatkan pelayanan akomodasi, kuliner, dan menampilkan beragam kekayaan seni budaya Sulawesi Utara. Dengan pembenahan dan peningkatan tersebut, angka kunjungan turis asing akan meningkat.

“Kami berharap jumlah kunjungan wisman atau turis asing akan mencapai 30.000 orang pada tahun 2015 ini. Kami optimisti, dan terus melakukan inovasi wisata agar wisatawan asing datang ke Sulut,” harapnya. ****

LEAVE A REPLY