Sulsel Tawarkan Wisata Air Terjun Eksotik

0
101
Air Terjun Karawa di Pinrang (foto: nitamata)

MAKASSAR, Bisniswisata.co.id: Wisata alam selalu menjadi primadona pariwisata. Dan, salah satu potensi wisata alam adalah air terjun. Begitu banyak air terjun yang tersebar di berbagai di pelosok bumi pertiwi dengan keunikan, pesona, ciri khas yang berbeda-beda juga kisah legenda yang melekat kuat di masyarakat sekitar.

Sebagian wisatawan sangat menyukai wisata air terjun lantaran letaknya di ketinggian, berudara sejuk dan dingin menyentuh kulit, jauh dari polusi, suasana dan suara deburan air yang jatuh memberi kesan tersendiri. Selain itu, udaranya yang segar membuat betah berlama-lama menikmati panorama alam.

Pariwisata Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mulai berkembang pesat, malah sudah menjadi sasaran tujuan wisatawan nusantara juga mancanegara. Berbagai potensi wisata dimiliki mulai wisata alam, bahari, sejarah, budaya, hingga kuliner. Kini Sulsel menawarkan wisata air terjun.

Panawaran ini dilakukan dengan serius. Pasalnya, Sulsel memiliki banyak air terjun yang belum dipromosikan secara optimal. Dan kini mulai dioptimalkan. Tercatat ada 10 air terjun yang menarik, menjadi hits bahkan kerap disambangi wisatawan lokal.

13 Tempat Wisata Air Terjun di Sulawesi Selatan Begitu Eksotis:

1. Air Terjun Lembang Saukang di Sinjai

Tetangga terdekat Kabupaten Bantaeng, Sinjai juga punya air terjun yang alami. Namanya Air Terjun Lembang Saukang. Air terjun ini terletak di Desa Sukamaju, Tellulimpoe. Lembang Saukang adalah salah satu dari banyak air terjun di Sinjai. Dulunya air terjun ini dikenal dengan dengan nama air terjun tujuh tingkat. Struktur batuan yang membentuk tujuh tingkatan membuat namanya menjadi air terjun tujuh tingkat. Namun banjir dan longsor pada 2006 silam di Sinjai membuat struktur air terjun ini mengalami perubahan. Tujuh tingkatan bebatuan yang tertata apik dan alami mengalami perubahan. Air terjun tujuh tingkat hanya tersisa tiga tingkatan saja. Mengupas sejarah Air Terjun Saukang Lembang ini, awalnya bernama “Tujuh Tingkat” sesuai dengan struktur bebatuan yang membentuk tujuh tingkat. Setelah bencana banjir dan longsor yang terjadi tahun 2006, struktur bebatuan tersebut berubah dan namanya berganti menjadi Air Terjun Saukang

2. Air Terjun Latuppa di Palopo

Bumi Sawerigading, Palopo juga punya air terjun yang menakjubkan. Namanya Air Terjun Latuppa. Air Terjun Latuppa terletak di Kelurahan Latuppa, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Air ternjun ini memiliki tiga tingkatan air terjun dan berada di rimbunnya perkebunan coklat. Di dekat lokasi air terjun ini banyak dijumpai pohon buah-buahan seperti durian, rambutan, langsat/duku dan manggis. Suasananya yang asri dan banyak ditumbuhi buah-buahan menambah nilai tambah Air Terjun Latuppa. Tidak heran kalau lokasi ini menjadi salah satu yang sering dikunjungi oleh warga Palopo.

3. Air Terjun Maddengge di Camba

Daerah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone juga menyimpan banyak kekayaan alam. Letaknya yang bebukitan dan jalannya yang meliuk-liuk menyembunyikan air terjun Maddengge. Air terjun Maddengge terletak di Desa Maddengge’ kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Posisinya di celah yang cukup sulit dijangkau. Meski masih jarang wisatawan yang berkunjung, lokasi ini telah akrab ditelinga para pencinta alam. Bentuk air terjun Maddenge memang unik dan lain dari air terjun sebelumnya. Di tempat ini, bebatuan besar dan alami menjadi pemandangan yang indah. Berada di kaki air serasa berada di planet antahbaranta yang menakjubkan.

4. Air Terjun Ketemu Jodoh di Gowa

Seperti Maros, Kabupaten Gowa juga gudangnya air terjun. Salah satu yang indah di tanah para raja ini adalah Air Terjun Ketemu Jodoh. Air terjun ini terletak di Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa. Air Terjun ini memiliki dua tingkatan terjunan air, dimana untuk mencapai tingkatan yang di atas harus melalui bukit yang cukup terjal. Meski harus bersusah payah, semuanya akan terbayar dengan keindahan yang menenangkan jiwa. Dari kisah yang ada, Air Terjun Ketemu Jodoh ditemukan tahun 1982 oleh pria bernama Karaeng Bulu Takapala. Pria tersebut bermaksud bertemu dengan wanita cantik di air terjun tersebut. Dan saat keduanya bertemu, konon menjadi jodoh dan memberi nama Air Terjun “Ketemu Jodoh”.

5. Air Terjun Lewaja di Enrekang

Kabupaten Enrekang juga terdapat banyak air terjun. Kontur daerah pegunungan yang banyak ditemui di Enrekang juga menambah daftar air terjun di Bumi Masenrengpulu tersebut. Air Terjun Lewaja di Desa Lewaja, Enrekang ini salah satunya. Selain karena keindahannya yang alami, Air Terjun Lewaja juga punya keterikatan batin dengan masyarakat sekitar. Mereka yakin air terjun ini adalah tempat yang suci, sehingga sering kali dijadikan lokasi ritual mandi bersama. Di tempat ini juga, kita bisa menemukan kolam renang alami.

6. Air Terjun Matabuntu di Luwu Timur

Di bagian utara Sulsel ada Air Terjun Matabuntu atau dikenal juga dengan sebutan Air Terjun Meruruno. Air terjun yang terletak Desa Matabuntu, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur ini terbilang unik dan langka. Air terjun ini terdiri dari 33 susun dan berada di tengah pepohonan. Susunan-susunan ini terbentuk secara alami sehingga nampak begitu menakjubkan. Meski jumlah susunanya banyak, namun hanya ada 6 undukan yang tinggi. Sumber air ini mengalir ke Sungai Tumbura, diantara bebatuan kapur di lereng Gunung Lembeonga. Pada undukan paling atas, terdapat sesuatu yang unik, yakni undukan berbentuk kelamin lelaki. Warga sekitar yakin, siapun yang mencapai undukan teratas mampu membuat pasangan memiliki keturunan.

7. Air Terjun Pung Bunga di Maros

Kabupaten Maros memang bisa dinobatkan sebagai surganya air terjun di Sulsel. Salah satu yang belum banyak diketahui adalah Air Terjun Pung Bunga yang terletak di daerah Tompobulu, Kabupaten Maros. Untuk mengakses tempat ini tidaklah mudah. Butuh perjuangan ekstra. Namun keindahan dan kealamian tempatnya akan membuat siapapun berdecak kagum. Tempat ini masih asri karena jarang dikunjungi. Setiap pengunjung harus melalui rute berjalan kaki kurang lebih 3 jam melewati sejumlah puncak, salah satunya puncak Kariango ke arah Bontosomba. Bagi pencinta hiking, tempat ini akan sangat menarik dikunjungi.

8. Air Terjun Wae Sai di Barru
Kabupaten yang dinobatkan sebagai kabupaten dengan jalan terpanjang di Sulsel, Barru juga memiliki air terjun yang menakjubkan. Namanya Air Terjun Wae Sai yang terletak sangat tersembunyi. Untuk bisa tiba di air terjun ini pun tidak mudah. Jaraknya yang sekitar 40 kilometer dari Kota Barru memang memakan waktu perjalanan yang panjang. Kita harus menempuh jalur pendakian di pegunungan menuju Kabupaten Soppeng. Meski rute yang ditempuh terbilang sulit, namun air Terjun yang terletak di Lingkungan Wae Sai, Kecamatan Soppeng Riaja ini akan membuat mata dan pikiran jadi tenang. Keasliannya masih terjaga dan bentuknya menakjubkan.

9. Air Terjun Karawa di Pinrang

Kabupaten Pinrang juga menyimpan satu keindahan alam yang menakjubkan. Namanya Air Terjun Karawa. Karena masih jarang dikunjungi, air terjun ini memiliki keindahan alam yang masih alami. Air terjun ini pun cukup unik, karena berbentuk cekung dengan tinggi dinding mencapai 60 meter. Suasana makin menakjubkan karena kawasan ini diselimuti oleh bebatuan dengan kolam besar tepat di tengah-tengah air terjun. Letaknya yang searah jalan menuju PLTA Bakaru di Betteng Kecamatan Lembang, tempat ini masih alami. Meski begitu, pemerintah setempat telah menjadikan lokasi ini sebagai tujuan wisata di Pinrang.

10. Air Terjun Simoko di Bantaeng
Kabupaten Bantaeng memang terus memantapkan diri sebagai daerah tujuan wisata. Air Terjun Simoko adalah salah satu daya tarik baru buat wisatawan di Bantaeng. Air terjun ini baru dibuka secara resmi oleh pemerintah setempat. Tempatnya memang tidak terlalu jauh dari kota Bantaeng. Hanya berjarak 15 menit, tepatnya di Kecamatan Tompobulu-Banyorang. Namun, lokasinya yang menantang sangat disukai oleh mereka yang menyukai alam. Untuk mencapai tempat ini memang tidak begitu sulit, namun saat pulang kita harus mendaki tebing dengan kemiringan hingga 75 derat dengan jarak tempuh sekitar 2000 anak tangga.

11. Air Terjun Biroro di Malino
Obyek wisata Air Terjun Biroro berlokasi di Desa Biroro, wilayah Kelurahan Bontolerung, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk dapat masuk dan menikmati wisata air terjun Biroro tidak dikenakan biaya, Anda cukup membayar parkir kendaraan apabila membawa kendaraan pribadi. Untuk mencapai Air Terjun Biroro perlu berhati-hati mengingat jalanan yang sulit dengan beberapa tanjakan maupun turunan. Jika berangkat dari arah Kota Malino, maka perlu menempuh jarak sekitar 2 kilometer hingga sampai ke Desa Biroro.

12. Air Terjun Lembanna di Gowa

Obyek wisata Air Terjun Lembanna ini berlokasi di kawasan Desa Lembanna, Kab. Gowa, Makassar. Anda dapat masuk kesini secara gratis, kecuali jika hendak menginap di tempat yang sudah disediakan oleh masyarakat sekitar. Kawasan ini sudah akrab bagi yang hobi mendaki di Makassar, sebab kawasan ini merupakan tujuan akhir saat pendakian. Untuk mencapai obyek wisata Air Terjun Lembanna, biasanya mengambil rute Puncak Bawakaraeng dan berakhir di Desa Lembanna. Namun, jika Anda sedang tidak dalam pendakian, maka langsung saja menuju ke Desa Lembanna. Saat menjumpai jalur pendakian, ambil arah kiri dan air terjun akan segera menyapa. Menurut sejarah, keberadaan Air Terjun Lembanna dengan tinggi 20 meter mulai dikenal karena sering dijadikan lokasi istirahat para pendaki. Seperti untuk melepas lelah, mengisi kembali perbekalan air, sampai dengan mandi.

13. Air Terjun Maddengge di Maros

Obyek wisata Air Terjun Madengge terletak di wilayah Bantimurung, Kab. Maros. Anda tidak perlu mengeluarkan budget untuk dapat menikmati indahnya air terjun ini, biaya hanya dikenakan untuk yang mengendarai kendaraan dan tarifnya pun berbeda untuk motor/mobil. Lokasi Air Terjun Madengge ini dapat ditempuh melalui arah menuju Kecamatan Camba. Jika dari Kota Maros perlu waktu kurang lebih satu jam perjalanan dan disambung harus jalan kaki sepuluh menit dari parkiran menuju Air Terjun Madengge. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY