Sriwijaya Air Kantongi Sertifikat AMO

0
354

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perjuangan membawa berkah. Itulah yang dialami Maskapai Sriwijaya Air yang memperoleh sertikat “Approved Maintenance Organization” (AMO). Sertifikat AMO No. 145D-935 ini diserahkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo kepada Direktur Sriwijaya Maintenance Facility (SMF) Richard Budihadianto.

Sertifikat AMO untuk pengoperasian perusahaan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO). Sertifikat AMO bagi Sriwijaya Maintenance Facility (SMF) mempunyai beberapa ketentuan, yaitu Limited Airframe, Limited Accessories, Limited Emergency Equipment, dan Limited Non Destructive Inspection, Testing and Processing.

Selama 13 tahun Sriwijaya Air telah berkembang dengan konsisten dan berjalan dengan moderat, baik dalam konteks jumlah sumber daya, armada, maupun jangkauan operasional.

“Saya melihat dalam 13 tahun ini Sriwijaya Air melalui berbagai tantangan dan ujian yang membantu membawa Sriwijaya Air ke posisinya sekarang. Diawali mengoperasikan armada B737 teknologi yang terdahulu, Sriwijaya Air kini melangkah ke posisi mengoperasikan B737 teknologi terakhir, yaitu B737NG,” ungkap Suprasetyo dalam keteranan tertulis yang diterima redaksi Bisniswisata.co.id, Jumat (11/11/2016).

Sriwijaya Air telah berkembang dari maskapai domestik menjadi maskapai yang beroperasi pada rute-rute regional.
“Dengan demikian Sriwijaya Air telah turut berperan dalam penyediaan jasa transportasi udara bagi penduduk Indonesia dan juga menjadi media dalam meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia,” lanjutnya.

Bahkan, lanjut Suprasetyo,Grup Sriwijaya Air berkembang menjadi beberapa organisasi yang saling mendukung, seperti “sister company” NAM Air, penyedia pelatihan penerbangan NAM Training Center dan NAM flying school, serta yang terakhir yaitu Sriwijaya Maintenance Facility (SMF).

“Sebagai mitra, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tetap mengharapkan kerja sama Sriwijaya Air untuk dapat terus mendukung perkembangan perekonomian di Indonesia dengan menyediakan jasa layanan transportasi udara yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” lontarnya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga mengajak Sriwijaya Air untuk secara konsisten dan berkelanjutan menjaga dan meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia.

Dicontohkan, upaya-upaya seperti peremajaan armada, implementasi konsisten dari sistem manajemen keselamatan atau “Safety Management System”, ketaatan terhadap prosedur dan regulasi adalah hal-hal yang mutlak dilakukan agar Sriwijaya Air dapat terus berkembang dan secara berkelanjutan menyediakan jasa layanan tarnsportasi udara.

Diingatkan, beberapa insiden pernah terjadi dalam operasional Sriwijaya Air diharapkan tetap menjadi pengingat pentingnya upaya untuk terus menjaga dan meningkatkan keselamatan penerbangan. “Saya yakin melewati tantangan-tantangan tersebut justru membawa Sriwijaya Air menjadi lebih matang dan teruji hingga berada dalam kondisinya seperti sekarang ini,” ujarnya.

Selain menyerahkan sertifikat AMO, Suprasetyo juga memberikan sertifikat perpanjangan AOC-121-035 untuk Sriwijaya Air kepada Presiden Direktur dan CEO Sriwijaya Air Chandra Lie. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY