Sport Wisata Bikin Warga Sehat Obyek Wisata Ramai Dikunjungi

0
251
Tour de Borobudur (Foto: http://sambabikers.com)

SEMARANG, test.test.bisniswisata.co.id: Menggairahkan destinasi wisata di Jawa Tengah dengan berbagai cara. Salah satunya memadukan obyek wisata dengan olahraga atau sport tourism. Perpaduan obyek wisata dengan olahraga membuat warga semakin sehat. Obyek wisata pun semakin ramai dikunjungi. Event ini dapat mendongkrak pariwisata Jateng, dapat menjual potensi wisata Jateng kepada warga dunia.

“Borobudur sebagai destinasi. Borobudur ini Bali baru. Kita kawinkan melalui event sport tourism yakni sepeda. Ajang kompetisi sepeda “BTN Tour de Borobudur XVI” dapat menjual potensi Jawa Tengah ke mancanegara,” papar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat peluncuran BTN Tour de Borobudur 275 Km di Semarang, Selasa kemarin.

Gubenur Jateng mengaku BTN Tour de Borobudur tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Sehingga ada variasi, ada daya tariknya dan pembalap merasakan perbedaan. “Juga tahun ini, lebih banyak menampilkan obyek wisata di Jateng lebih banyak lagi, sehingga pembalap maupun wisatawan dapat mengetahui lebih banyak destinasi wisata yang dimiliki Jawa Tengah,” tambahnya.

Gelaran ini merupakan yang ke-16 akan digelar 18-19 November 2016, sehingga dipastikan akan lebih menarik karena rute yang disuguhkan lebih panjang dan menantang. “Saya ingin jualan Jateng ini tidak hanya diikuti berapa orang, tapi harus semuanya. Saya harap kegiatan mendorong orang olahraga, mendorong wisata,” papar Ganjar.

Ketua Panitia Tour de Borobudur Hendri Dwiyanto menjelaskan, gowes ke Borobudur sangat digandrungi masyarakat. Meski baru diluncurkan, sudah ada 1.500 peserta yang mendaftar. Untuk menampung peserta, lomba dibagi menjadi tiga kategori, yaitu jarak jauh 275 Km, 75 Km dan 15 Km. “Acara ini internasional tapi dikemas fun bike. Pendaftaran untuk kategori berbeda-beda,” kata Hendri.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini mengusung tiga katagori berbeda. Katagori A dengan jarak tempuh 275 Km, katagori B 75 Km serta kategori C 15 Km. Biaya pendaftaran juga berbeda tiap kategori. Untuk kategori A dengan rute Semarang – Rawa Pening – Boyolali – Prambanan – Solo – Salatiga – Kopeng – Magelang seharga Rp 1,65 juta. Harga tersebut sudah termasuk fasilitas menginap di Hotel Novotel Solo, dan dua kali galadinner.

Untuk Kategori B, merupakan acara rutin Samba yang menempuh jarak 75 km. Ditargetkan, ada 2 ribu peserta yang masuk di kategori ini. Tiketnya Rp 200 ribu.

Untuk kategori C pendaftarannya gratis. Jarak tempuhnya hanya 15 km. Yaitu dari Hotel Artos Magelang, langsung ke Candi Borobudur. Dia menargetkan, ada 150 bikers yang mengikuti rute ini. (*/END)

LEAVE A REPLY