Snorkeling di Raja Ampat, Wisatawan Rusia Tewas Diserang Buaya

0
739
Buaya Muara di Papua

PAPUA, test.test.bisniswisata.co.id: Nasib tragis menimpa turis asal Rusia. Sergey Lykhvar (37) ditemukan tak bernyawa pada Selasa, 29 Maret 2016, di wilayah Pulau Raja Ampat, Papua Barat, setelah empat hari dikabarkan hilang.

Lykhvar terakhir terlihat pada 25 Maret 2016, sehari setelah pergi untuk berwisata snorkeling di sekitar wilayah pulau terpencil Minyaifun, papar Ketua tim SAR Raja Ampat, Prasetyo Budiarto seperti dilansir laman The Guardian Ahad (03/04/2016).

Dijelaskan, anggota tim penyelamat saat melakukan pencarian, sempat melihat buaya muara yang bertubuh besar menyeret jasad Lykhvar saat korban ditemukan. “Kami percaya korban diserang buaya, setelah beberapa bagian tubuh yang hilang sekaligus jenis luka-lukanya yang tercabik-cabik,” ungkap Budiarto.

Budiarto melanjutkan Lykhvar biasanya ber-snorkeling bersama teman-temannya serta pemandu wisata setempat, tapi entah mengapa saat itu ia memutuskan untuk pergi sendiri pada pagi hari, hingga akhirnya ia dilaporkan hilang. “Memang, lokasi penemuan Lykhvar cukup jauh karena banyak batuan terjal, dan arusnya sangat besar,” sebutnya.

Usai ditemukan, mayat Lykhvar dibawa ke Sorong dengan waktu tempuh sekitar dua jam dari Raja Ampat. Tubuhnya akan dikremasikan sesuai permintaan keluarga. “Kami tetap berkomunikasi dengan kedutaan besar Rusia. Yang kami dengar, keluarganya akan datang ke Indonesia untuk mengambil abunya,” kata Budiarto. (*/endy)

LEAVE A REPLY