Sisca Soewitomo Menduniakan Kuliner Indonesia

0
453

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sisca Soewitomo, pakar kuliner tetap terlihat energik di usianya yang sudah mencapai 66 tahun. Ia bahkan sedang bersiap menunjukkan keahlian memasaknya di pameran buku internasional Frankfurt Book Fair 2015 pada Oktober 2015. Hal itu dilakukannya agar bisa memopulerkan masakan Indonesia di kancah internasional.

“Untuk menduniakan sajian Indonesia, harus diperkenalkan dengan masakan yang gampang dulu. Kalau mereka belum tahu, ya kita buat produknya untuk mereka cicipi,” ujarnya dalam acara Kekuatan Cita Rasa Masakan Rumah di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Rencana kepergian ke Frankfurt itu merupakan kelanjutan dari kehadirannya sebagai pembicara dalam diskusi yang bertajuk Indonesia is Hot: Indonesia Cuisine and Cookbooks pada Leipzig Book Fair, Maret lalu. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk memperkenalkan tiga bumbu dasar masakan Indonesia sekaligus mengajari cara pembuatannya kepada pengunjung yang hadir. Penyiapan ketiga bumbu dasar itu, kata dia, adalah untuk mempermudah proses memasak di dapur.

“Saya ajarkan itu supaya lebih mudah buatnya. Kalau mereka sering buat, lama-lama memasak akan jadi kebiasaan,” ujar perempuan kelahiran Surabaya, 8 April 1949 ini.

Ibu tiga anak ini mengaku tidak takut tersaingi meski rajin berbagi ilmu dapur dengan banyak orang. Ia meyakini bahwa hasil masakan seseorang akan selalu berbeda satu sama lain karena diolah tangan yang berbeda. “Saya senang jika semakin banyak orang terjun ke dapur untuk memasak masakan Indonesia,” sambungnya seperti diunduh laman Mediaindonesia.com

Meski doyan memasak, Sisca berusaha untuk tetap mengontrol pola makan. Prinsipnya ialah berhenti makan saat kenyang. Dengan cara itu, ia berhasil mempertahankan kestabilan berat badan sehingga tidak mudah tumbang terserang penyakit. “Kalau semua dimakan, ya tentu jadi gemuk toh,” tukasnya dengan logat Jawa yang kental. ***

LEAVE A REPLY