Septictank Buruk Sumber Ledakan di Hotel Paragon Jimbaran

0
595

JIMBARAN BALI, test.test.bisniswisata.co.id: Ledakan hebat yang terjadi di Hotel Paragon Jimbaran, yang berlokasi di Jalan Kampus Universitas Udayana, tiba tiba meledak. Peristiwa ini terjadi, Senin (20/6) sore, menjadi perhatian kepolisian. Polsek Kuta Selatan melakukan pengusutan atas ledakan itu ada unsur kesengajaan, atau motif lain dibalik ledakan. Hingga Selasa (21/06/2016), sudah memeriksa beberapa orang saksi dan rencananya akan memanggil manager hotel bintang empat ini.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan kasus ledakan di hotel ini ditangani Polsek Kuta Selatan meski demikian Polresta Denpasar ikut memback up. “Hingga kini sejumlah saksi sudah diperiksa. Juga Selasa ini memeriksa di tempat kejadian lebih detail lagi,” papar Kompol Reinhard via sambungan telepon, Selasa (21/06/2016).

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Wayan Latra menjelaskan ledakan pada penampungan SDP (sewerage development project) atau system perpipaan air sanitasi dan toilet. Saluran pipa berada di lantai bawah ruang security, akibat ledakan tersebut mengakibatkan tembok hotel mengalami keretakan dan pecah-pecah. “Saking kuatnya ledakan, penutup sanitasi ambruk hingga menimbulkan lubang. Bahkan, tembok hotel pun ada yang retak. Maklum, tiga tutupan sanitasi meledak dan terlempar,” paparnya.

Juga dua orang cedera. Satu korban atas nama I Gede A Eka (17), siswa SMK N 1 Kuta Selatan. Korban tinggal Perum Taman Griya Kubung Batu No 12, Jimbaran, Kuta Selatan yang tengah menjalani traning di hotel Paragon Jimbaran mengalami luka robek pada kepala bagian kiri dengan 8 jahitan, luka goresan pada betis kaki kiri, dan luka gores pada jempol kanan.

Korban lainnya, Kholiawati (41), karyawati hotel bagian security warga asal Jln.Imam Bonjol Gg 100 No 5, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Korban kedua ini mengalami pingsan dan luka bakar pada muka bagian jidat sehingga masih mengalami perawatan di Rumah Sakit Udayana. “Tidak ada tamu hotel ataupun wisatawan yang menginap di hotel ini yang mengalami cedera,” tegasnya.

Hasil olah TKP, diduga kuat ledakan sanitasi di Hotel Paragon terjadi lantaran sirkulasi udara yang ada di dalam septictank kurang baik, buruk sehingga menimbulkan panas kemudian meledak. “Kita sudah periksa beberapa saksi di lokasi, termasuk keterangan korban, petugas security, dan pihak manajemen hotel. Memang ada perbaikan secara rutin. Tapi, terjadi penyumbatan saluran sehingga gas menumpuk dan meledak,” jelas Kapolsek Wayan Latra

Ketut Risa (45), security hotel mengatakan saat itu dirinya sedang berjaga di pos security. Ledakan berasal dari saluran pipa air yang berada di bawah pos security. “Ledakannya memang sangat keras, sehingga menimbulkan dua korban terluka saat berada di sekitar kejadian. Saat musibah terjadi, kedua korban sedang melintas di seputaran lokasi ledakan. Sedangkan saksi Ketut Risa yang juga petugas security, selamat tanpa terluka

Bali Paragon Resort Hotel, hotel bintang empat dibangun September 2013 dan beroperasi April 2015 dengan memiliki kapasitas 379 kamar, terdiri dari 369 deluxe room, 8 deluxe suite serta 2 master suite. Hotel yang dibangun PT Bali Persada Nusantara, pengembang dari Surabaya juga dilengkapi beragam fasilitas, seperti empat ruang pertemuan, kids clubhouse dan area permainan untuk anak-anak, restoran, bar, kolam renang, whirl pool, dan pusat kebugaran dengan spa.

Hotel yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektar ini diklaim memiliki keunggulan tersendiri dibanding hotel lain yang beroperasi di wilayah yang sama. Keunggulan setiap pintu kamar memanfaatkan RFID Door System yang mampu mengurangi pemakaian kertas. Alhasil, jika ingin sarapan, tamu tidak perlu memperlihatkan voucher. Namun cukup menggesekkan kunci kamar dan data pun segera divalidasi. Sayang kondisi septicktang kurang mendapat perhatian. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.