Seller Asing Ramaikan TTC Travel Mart 2017 di Jakarta dan Surabaya

0
632

Suasana TTC Travel Mart yang diramaikan seller seperti Sumarto ( kiri) dari dalam negri maupun peserta asing dari berbagai benua.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dua kota kembali menjadi tempat penyelenggaraan TTC Travel Mart ke 26 yang merupakan kegiatan bursa wisata bagi para pelaku bisnis hospitality yaitu di Hotel Redtop Jakarta pada 20 Febuari dan di Hotel JW Marriot, Surabaya tanggal 22 Febuari, kata Tedjo Iskandar, penyelenggara kegiatan, hari ini.

“Dalam satu tahun kami menyelenggara-kan dua kali event masing-masing di dua kota. Kali ini kegiatan diikuti 165 seller ( penjual) dari Indonesia dan mancanegara, “ tambahnya.

September tahun lalu, TTC Travel Mart mempertemukan 155 seller ( penjual) dengan 525 buyer di Jakarta dan 307 buyer di Surabaya sehingga seller dalam dua hari kegiatan bisa bertemu dengan 832 buyer di dua ibukota provinsi tersebut.

Penyelenggaraan kali ini seperti biasa untuk mempersiapkan para tour operator di dalam dan luar negri untuk mengemas paket-paket wisata yang kreatif mulai dari kelas backpacker sampai paket eksklusif menghadapi permintaan jelang liburan sekolah.

Tedjo Iskandar sebagai founder TTC Travel Mart mengatakan, para peserta umumnya loyal mengikuti kegiatan ini sejak pertama di gelar pada September 2001 yang dikemas dengan gaya tersendiri yaitu serius dan santai serta efektif untuk memperluas wawasan dan networking sesama pelaku pariwisata nasional.

“Hal menarik dan unik dari event yang dilaksanakan secara independent ini adalah selalu dikemas dalam konsep Table Top dengan Free Appointment. Hal ini bertujuan agar menghasilkan bisnis yang maksimal,” ungkap Tedjo.

Tak heran, badan promosi pariwisata luar negri juga antusias berpartisipasi seperti Serawak Tourism Board, Macau Tourism Board dan Korea Tourism Board. Sementara para seller datang dari berbagai benua dari Indonesia, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia dan negara lainnya.

Anuj Kumar dari Magadh Travels and Tours, India yang sejak awal kegiatan pada 2001 sudah berpartisipasi mengatakan sejak Garuda Indonesia terbang langsung ke India Desember lalu maka perusahaannya menjadi agent dari perusahaan penerbangan itu.

“Turis Indonesia yang ke India kami tawarkan program eksklusif ke New Delhi sebagai ibukota negara, ke Agra dengan istana Taj Mahal dan Jaipur yang dikenal dengan keindahan dan warna khas bangunan di kota tuanya,” kata Anuj Kumar.

Pihaknya membidik pasar turis kelas premium dari Indonesia dan adanya penerbangan langsung sejak akhir tahun lalu membuatnya optimistis bisa menangani inbound dan outbound dari Indonesia.

Peserta lainnya Sumarto, pemilik travel agent di Jakarta yang sudah dua kali berpartisipasi di TTC travel mart mengatakan kegiatan ini menjadi efektif dan efisien juga tergantung keaktifan dari dia dan stafnya untuk mendapatkan sebanyak mungkin buyer.

“Kami sendiri menawarkan paket wisata di dalam dan luar negri. Pada kesempatan ini kami menjaring agent yang mau menjual paket-paket wisata yang kami kemas dengan komisi yang menarik,” kata Sumarto.

Menurut dia usai pertemuan B to B maka sebagai seller dia harus pro-aktif menindaklanjuti potensi kerjasama yang disepakati awal sehingga manfaat mengikuti sebuah bursa wisata menjadi optimal.

Tony Chavez dari Pilipina ingin menjaring turis Indonesia menikmati wisata alam ( foto-foto: HAS)

Tony Chavez, inbound manager Golden Sky Travel and Tours dari Pilipina baru pertamakali ikut travel mart ini di Jakarta dan Surabaya. Mrskipun Tedjo pernah menggelar TTC Travel Mart di Manila dan Cebu tahun 2012.

“Kehadiran kami di sini tentunya ingin mengajak lebih banyak turis Indonesia ke Pilipina seperti turis kami yang suka ke Bali dan destinasi lainnya di Indonesia,” tuturnya.

Dari pengamatannya selama setengah hari pertemuan penjual ( seller) dan pembeli ( buyer) produk-produk wisata hampr semua sibuk berpromosi seperti yang dilakukannya.

“ Saya senang orang Indonesia bukan hanya mengenal Manila tetapi mereka juga sudah mengenal Palawan, Cebu dan tempat-tempat eksotis untuk wisata alam di Pilipina” ungkapnya.

Dia berharap kehadirannya di Jakarta dan Surabaya akan menambah jejaring dalam bisnis travel agent ini dan meningkatkan kunjungan wisatawan dari kedua negara. ( Hilda Ansariah Sabri).

 

 

 

LEAVE A REPLY