Selfie, Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak

0
477
Ombak pantai selatan (foto: berita.suaramerdeka.com)

TULUNGAGUNG, test.test.bisniswisata.co.id: Aris (25) dan Imam (25) hilang terseret ombak saat sedang selfie. Kedua wisatawan nusantara tengah berwisata di Pantai Kedung Tumpang, Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (5/5/2016).

Hingga kini tim SAR gabungan dari BPBD Tulungagung, anggota Polsek Pucanglaban, Koramil 0807/19 Pucanglaban dan masyarakat dipimpin AKP Reta Diana (Kapolsek Pucanglaban) dan Kapten Inf Dwi Hari Santoso (Danramil 19 Pucanglaban) lakukan pencarian.

“Aris dan Imam hingga Jumat siang belum ditemukan. Diperkirakan meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya tertulis yang diterima redaksi test.test.bisniswisata.co.id, Jumat (6/5/2016).

Dijelaskan, kecelakaan itu saat keduanya bersama enam orang lainnya berwisata di pantai di wilayah Samudera Hindia. Rombongan berpencar. Aris dan Imam meneruskan berfoto selfie di bawah, bersama dua orang temannya, bernama Joko Budianto dan Imam Wahyudi. “Datanglah ombak besar dan menyeret mereka ke laut,” kata Sutopo.

Pukul 11.10 Joko Budianto dan Imam Wahyudi berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menepi ke karang, di tepi laut. Aris dan Imam hanyut terbawa arus. Baru pada pukul 14.00 WIB anggota BPBD Tulungagung, Polsek Pucanglaban dan masyarakat melakukan pencarian.

Joko Budianto dan Imam Wahyudi mengalami luka lecet pada bagian kepala dan kaki. Empat buah handhone diperkirakan senilai Rp 4 juta, ikut hanyut.

Dihimbau agar masyarakat yang sedang berwisata selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya. “Jangan berenang terlalu jauh ke laut. Saat ombak besar hendaknya tidak melakukan aktivitas di laut. Ikuti semua arahan petugas dan rambu-rambu yang ada dan selalu waspada,” ujarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY