Sanur Village Festival Kembali Digelar

0
469

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Sanur menjadi salah satu andalan pariwisata Bali. “Bali menuai paling banyak wisman, 4 juta. Tapi coba bandingkan dengan Singapura yang 16 juta, Bangkok yang 16 juta, harusnya (kunjungan ke Bali-red) memang bisa lebih banyak,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/15).

Untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Sanur digelar Sanur Village Festival (SVF). Tahun ini, festival tersebut memasuki tahun kesepuluh dengan mengangkat tema ‘Dasa Warsa,’.

Festival yang akan digelar pada 26-30 Agustus 2015 mendatang hadir dengan banyak suguhan bagi turis, seperti kompetisi layang-layang, parade kuliner, kegiatan sport tourism and fun, seni rupa, fotografi, dialog seni dan budaya, dan lain sebagainya.

Sanur Village Festival merupakan event tahunan yang menggelar rangkaian kegiatan antara lain festival dan pameran, dan merupakan salah satu festival yang paling ditunggu wisatawan di Bali.

“Festival ini digagas masyarakat Sanur, inisiatifnya mulai tahun 2005 sebagai respon terhadap kondisi kepariwisataan yang lesu pasca tragedi bom Bali dua, dimana situasi pariwisata di Bali menjadi tidak baik,” jelas Ketua Dewan Penentu Kebijakan BPPD Denpasar, Ida Bagus Sidharta Putra pada kesempatan yang sama.

Menurutnya Sanur sendiri merupakan destinasi lama dari tahun 1930-an, dan merupakan desa tua yang kaya culture dan tradisi.

“Anak-anak muda lebih mengenal Kuta dan Nusa Dua, sementara Sanur merupakan tempat galeri pertama dan lahirnya seniman-seniman. Melalui kegiatan ini dapat menantang anak muda,” ungkapnya.

Selain festival layang-layang internasional, juga ada parade jukung, lomba memancing, village cycling tour, lomba surfing, yoga, serta turnamen golf yang berlangsung di Bali Beach Golf Course.

Dari tahun ke tahun, SVF menjadi daya tarik untuk wisatawan terutama mancanegara. Pertunjukan musik modern, tradisional, serta berbagai lomba pada SVF menjadi magnet turis untuk terus kembali ke Pulau Dewata.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi modal Sanur memperkuat langkah menyonsong peluang serta tantangan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Sejak lama Sanur dikenal dengan pusatnya makanan enak yang dihidangkan oleh warung-warung tradisional. Menu masakan yang ditawarkan bervariasi yakni dari ikan laut, daging ayang, dasing sapi, dan lain sebagainya”. (evi)

LEAVE A REPLY