Sambut Asian Games, Sumsel Fokuskan Wisata Kuliner

0
31
Pempek Palembang

PALEMBANG, Bisniswisata.co.id: Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) benar-benar menyiapkan secara matang. Bukan hanya venue, namun daya tarik pariwisata pun disiapkan secara khusus. Dengan sebuah harapan, dapat mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus mempromosikan berbagai destinasi wisata di Palembang agar lebih dikenal di penjuru dunia.

Kini, Palembang menyiapkan kuliner khas sekaligus tradisional Palembang. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel menggerakan pengusaha kecil dan menengah (UKM) agar terus meningkatkan produksi kuliner tradisional, sehingga wisatawan yang datang saat Asian Games 2018 mudah mendapatkan kuliner daerah ini.

“Kuliner itu bisa menjadi daya tarik wisata. Sumatera Selatan itu, punya beraneka ragam kuliner andalan. Juga tempat-tempat wisata kuliner harus digairahkan. Sehingga kuliner khas Palembang dikenal di mancanegara, untuk itu kita akan fokus mengarap wisata kuliner,” papar Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumatra Selatan Akhmad Najib di Palembang, Senin (30/10/2017).

Dilanjutkan, wisata kuliner Sumatra Selatan memiliki prospek cukup baik untuk terus dikembangkan, karena daerah ini banyak terdapat makanan yang khas. “Tinggal pengemasan ditingkatkan karena kuliner khas Sumsel amat diminati masyarakat,” kata Najib seperti dilansir laman Antara.

Dicontohkan, makanan khas pempek Palembang cukup diminati hingga mancanegara. Ini terbukti pernah puluhan ton pempek dikirim keluar Palembang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong perajin agar kuliner khas daerah ini terus bertambah dan berkembang. Pihak pemprov juga terus melakukan pembinaan supaya kuliner daerah ini semakin berkualitas.

“Apalagi pada pelaksanaan Asian Games mendatang makanan khas daerah ini diyakini dibutuhkan peserta dan tamu-tamu yang hadir pada pesta olahraga internasional itu,” kata dia sambil menambahkan optimistis kuliner akan menjadi andalan bagi Sumsel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Tercatat ada 28 kuliner khas Palembang. Meski Palembang lebih terkenal dengan pempek-nya, namun saat ini sudah banyak kuliner di Palembang, termasuk olahan hasil modifikasi dari makanan khas wilayah lain yang terus dikembangkan agar tidak punah. Kuliner Palembang itu antara lain:

# Kemplang
Kemplang ada 2 jenis: kemplang ikan dan kemplang sagu. Kemplang ikan bertekstur lebih padat dibandingkan kemplang sagu. Banyak orang yang salah mengartikan kemplang dan kerupuk. Perbedaan kemplang dan kerupuk yaitu pada proses pembuatannya. Kerupuk melalui proses penggorengan. Sedangkan kemplang dibakar. Biasanya kemplang dinikmati dengan saos cabe merah.

# Pecah Seribu alias Kerupuk Retak Seribu
Kerupuk pecah seribu memiliki rasa yang khas. Berbahan sama dengan kerupuk ikan biasa. Yang membedakan, proses penggorengannya sehingga kerupuk bertekstur seperti pecah atau retak seribu. Juga bisa menemui kerupuk mangkok. Karena bentuknya seperti mangkok.

# Pindang Patin dan Pindang Tulang
Pindang, makanan khas Palembang selain pempek. Ada pindang ikan patin dan pindang tulang. Jika mampir restoran pindang di Palembang, pasti disuguhi pilihan menu pindang patin bagian kepala, badan atau ekor. Sedangkan pindang tulang isinya iga sapi yang disajikan dengan kuah pindang.

# Mie Celor
Mie Celor disajikan dengan kuah kental, ditambah daging, udang, kecambah, daun bawang, dan bawang goreng. Biasanya ditambah dengan potongan telur ayam rebus. Rasanya khas sekali.

# Kue Lapis Kojo
Makanan ini sering ditemui saat hari raya di Palembang. Rasanya manis dan pembuatannya menggunakan banyak sekali telur bebek dan telur ayam. Warna hijau yang didapat berasal dari daun suji dan pandan. Awalnya Kojo ini dibuat tidak berlapis, namun sekarang sudah berinovasi dan dijadikan berlapis-lapis.

# Kue Lapis Maksuba
Panganan lain ini, hampir mirip dengan kojo, bedanya maksuba mengandung susu kental manis dan warnanya tidak hijau. Proses pembuatannya juga sama dengan kojo yaitu dipangggang. Maksuba lazim dihidangkan sebagai sajian bagi tamu pada hari raya.

# Kue Gandus
Dengan menggunakan tepung beras dan tepung kanji, kue gandus bertekstur sangat lembut dan legit. Biasanya ditambahkan ebi atau abon, daun seledri, bawang goreng, dan potongan cabe merah. Bentuknya kecil-kecil dan bisa ditemui di pasar tradisional di Palembang. Rasanya asin pedas dan gurih. enak sekali untuk cemilan atau sarapan pagi.

# Kue Lumpang
Kue yang berwarna hijau ini biasa disantap dengan parutan kelapa yang diberi garam dan dikukus. Asal nama kue lumpang diambil dari bentuknya yang berlubang di tengahnya. Seperti lumpang yang sering ditemui di dapur. Teksturnya empuk dan lembut. Rasanya manis di lidah. Cocok sekali untuk sarapan di pagi hari bersama dengan kopi. Kue lumpang dibuat dengan cara dikukus.

# Engkak Ketan
Engkak ketan adalah kue yang manis rasanya dan terbuat dari tepung ketan dan santan sebagai bahan utamanya. Kue ini dapat ditemui di hampir setiap rumah pada saat perayaan Idul Fitri.

# Pangsit Ikan
Pangsit ikan merupakan olahan daging ikan yang dibungkus dengan kulit pangsit. Bisa disajikan dengan kuah tekwan dan dinikmati sebagai pelengkap lauk makan siang. Menikmati pangsit ikan bisa dibarengi dengan tekwan. Dan jika kamu penyuka pedas, kuahnya bisa dicampur dengan sambal cabe hijau.

# Burgo
Burgo terbuat dari tepung beras. Sebenarnya jika irisannya lebih kecil, burgo menjelma menjadi kwetiau. Hanya saja burgo ini dinikmati bersama dengan kuah santan pedas. Sangat cocok jika dinikmati dengan Laksan dan ditambah telur ayam rebus.

# Lakso
Lakso atau laksa berbentuk seperti mie. Sama seperti burgo, lakso juga terbuat dari tepung beras sebagai bahan utamanya. Kuah lakso berbeda dari kuah burgo. Lakso cocok dinikmati bersama dengan celimpungan.

# Sambal Tempoyak
Sambal tempoyak ini masakan khas asli Palembang. Terbuat dari buah durian, sambal tempoyak biasa disajikan bersama hidangan pindang palembang. Namun bisa juga dipadukan dengan lauk sehari-hari lainnya. Sangat nikmat bila disantap dengan nasi putih hangat. Sayangnya saat ini tempoyak sudah agak jarang ditemui dan biasanya dibuat hanya untuk konsumsi sendiri.

# Es Kacang Merah
Es kacang merah menjadi makanan yang harus dicicipi setiap berkunjung ke Palembang. Es kacang merah sendiri adalah salah satu makanan yang akan membuat kamu ingin mengulang kunjungan ke Palembang. Pada beberapa toko pempek ada yang menjual es kacang merah, karena es kacang merah ini sangat nikmat jika dinikmati setelah selesai menyantap pempek. (*/BBS)

LEAVE A REPLY