Sam Bimbo: Semoga Tak Ada Lagi Seniman Merana

0
384
Sam Bimbo (Foto: Republika.co.id)

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Aktor, pemusik dan penyanyi religi Sam Bimbo menyambut baik deklarasi Bandung Music Council (BMC). Sam berharap, dengan adanya wadah bagi semua seniman Bandung ini, tak ada lagi seniman musik yang merana.

Karena, Pemkot Bandung berjanji memberikan BPJS Kesehatan untuk seniman. “Jadi, nanti tak ada lagi seniman yang tak bisa dikubur, tak bisa keluar rumah sakit. Wali Kota Bandung, sudah mendukung agar seniman musik yang merana,” ujar Sam kepada wartawan usai Deklarasi BMC, Kamis (27/10/2016).

Bapak empat anak kelahiran Kuningan Jawa Barat, 6 Mei 1942 mengatakan, semua seniman bisa bekerja bersama-sama dengan pemerintah. Karena, dengan bekerja sama maka pemusik Bandung akan semakin maju. “Apalagi, selama ini Bandung jadi pelopor musik, sekarang didukung infrastruktur jadi bisa lebih baik,” kata Raden Muhammad Samsudin Hardjakusumah, nama sesuai KTP.

Almamater Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung tahun 1968 yakin, seniman akan banyak yang bergabung dengan BMC. Karena, kalau seniman mau dihargai maka harus saling menghargai. “Misalnya, kalau banyak seniman yang lagunya dipakai, gabung. Kesehatan Wali kota sudah menjamin,” kata penyanyi yang terjun dunia musik sejak tahun 1970.

Sam Bimbo adalah anak pertama dari 7 bersaudara sekaligus menjadi pemimpin grup ini. Pernah menerima penghargaan dari Presiden Amerika Serikat dan Rusia, yaitu Ronald Reagen & Leonid Brezhnev. Tahun 1982 menerima penghargaan atas lagu yang mengusung tema mencegah Perang Dunia ke III.

Dalam bidang seni lukis pernah mengadakan pameran tunggal di Indonesia tahun 1970, 1992, dan 2007. Pameran tunggal di Bangkok 1971, dan Pameran bersama di Bandung, Yogyakarta, Bali dan Jakarta 1995 – 2005. Dan pernah juga melukis lukisan dinding berukuran 10 x 30 m untuk Kedutaan Indonesia di Bangkok, lukisan berukuran 8 x 12 m di Gedung Parlemen Indonesia, dan lukisan berukuran 3 x 1,5 m di Singapura. Terdapat 20 lukisan kaligrafinya dikoleksi oleh Bapak Nakajima di Jepang. (*/REP)

LEAVE A REPLY