Sail Sabang 2017, Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia

0
140

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Event wisata bahari kembali dimunculkan. Sail Sabang, namanya. Perhelatan akhir tahun, tepatnya 28 November hingga 5 Desember 2017 kini mulai disiapkan secara matang bahkan lebih awal. Dengan sebuah harapan agar pelaksanaan lebih sukses, lebih bergema dan tidak berantakan.

“Pemerintah ingin acara layar berstandar internasional bisa berjalan baik, lancar, aman juga profesional. Karena itu persiapanya sudah jauh hari,” papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pada rapat koordinasi Sail Sabang 2017 di Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Persiapan Sail Sabang, lanjut Menko, sudah orientasi teknis, mulai dari pembagian pekerjaannya. Persiapan acara termasuk sajian kesenian, budaya juga wisatanya. Dan paling penting, infrastruktur di Sabang agar memungkinkan kapal-kapal bisa bersandar karena kedalamannya mencapai 20 hingga 30 meter.

Menko Luhut mengaku tidak ingin perhelatan Sail Sabang 2017, seperti halnya Sail Karimata 2016 yang berantakan. Sehingga sangat kecewa dengan acara Sail Karimata di Kayong Utara, Kalimantan Barat, yang kurang tertata dengan baik. Padahal acara tersebut bertujuan untuk mendongkrak pariwisata Indonesia, khususnya di bidang bahari.

“Masak, beberapa hari sebelum acara masih ada bangun-bangun jalan. Enggak benarlah itu. Mestinya sebulan atau tiga minggu sebelumnya sudah selesai. Kita membangun Indonesia, jika mau berubah, jangan main-main. Saya bilang ini turis, penerimaan tertinggi APBN dari turis, jadi kita tidak boleh main-main,” lontarnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan juga dilampiaskan dengan menyoroti kinerja Kementerian Pariwista dianggap kurang serius dalam menggarap perhelatan akbar bidang pariwisatanya. “Saya minta tolong sampaikan ke kementrian terkait. Jadi nanti kita laporin ke Presiden. Jika ada kementerian yang tak hadir, bilang aja nggak usah datang. Jangan bilang hadir ke Presiden,” ucapnya.

Ditambahkan, acara-acara yang mengedepankan potensi pariwisata Indonesia harus dipersiapkan lebih awal, setidaknya dua tahun sebelumnya sehingga hasilnya lebih sempurna. Untuk itu, Luhut mengungkapkan acara ini harus memiliki manajemen marketing yang efektif dan intensif yang sudah berjalan selama satu tahun sebelumnya.

Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementrian Pariwisata menjelaskan untuk mensukseskan Sail Sabang 2017, berbagai promosi dilakukan melalui media online dan offline baik di dalam maupun luar negeri. Antara lain di Changi Airport Singapura dan Kuala Lumpur International Airport, serta melalui tayangan BBC, CNN dan Fox. Promosi juga dilakukan lewat komunitas yachter internasional dari Langkawi, Phuket, Singapura, Australia dan Eropa.

Sail Sabang 2017 akan berlangsung di Sabang, Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam pada 28 November hingga 5 Desember 2017. Sail Sabang 2017 mengangkat tema “Sabang Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia” akan berlangsung di empat Iokasi yakni Teluk Sabang, Sabang Fair, Gapang Resort, dan Kilometer Nol. Puncak acara di Fair Sabang yang dihadiri Presiden Joko Widodo, pada 2 Desember 2017.

Pada acara puncak akan ditampilkan tarian kolosal Laksamana Malahayati, “tall ship parade” (melayarkan KRI Bima Suci dari Spanyol dan mengundang “Tall Ship” negara-negara yang dilewatl India, Malaysia, Thailand, dan Singapura), diikuti Kapal Pemuda Nusantara, kapal riset Baruna Jaya IV dan Baruna Jaya Vlll, konvoi 100 kapal yacht peserta sail dari Langkawi, Phuket, Singapura, Australia, Eropa, dan parade kapal nelayan tradisional.

Selain itu digelar sejumlah kegiatan sebagai pendukung seperti Jambore lptek, International Freediving Competition, Sabang Underwater Contest, Sabang Carnival, Kapal Pemuda Nusantara, Aceh Cullinary and Coffee Festival, Sabang Wonderful Expo and Marine Expo, Sales Mission Cruise Operator and Yacht, Seminar Wisata Bahari.

Kegiatan lain yang kalah menarik adalah Pentas Pesona Indonesia, lomba mancing, lomba video dan foto melalui drone. Ada pula makan malam selamat datang, wisata kota Banda Aceh, dan bakti sosial serta bersih pantai.

“Kami targetkan ada sekitar 130 kapal yacht dari berbagai negara yang akan menyemarakkan Sail Sabang, dari jumlah itu yang sudah konfirmasi datang hingga kini sebanyak 30 kapal yacht. Saya optimis jumlahnya akan terus bertambah,” tambahnya.

Penyelenggaraan Sail Sabang 2017 merupakan acara tahunan Sail Indonesia yang dimulai Sail Bunaken 2009 dan terakhir Sail Selat Karimata 2016. Gelaran acara ini bertujuan meningkatkan kontribusi wisata bahari dan menjadikan Sabang sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia. (endik)

LEAVE A REPLY