Saat Ketinggian 34 Ribu Kaki, Pilot Meregang Nyawa

0
778
Saudi Arabian Airlines (foto: airbus.com)

RIYADH, test.test.bisniswisata.co.id: PERISTIWA mengerikan dialami 220 penumpang pesawat Airbus A321 penerbangan SV 1734 milik maskapai Saudi Arabia Airlines, saat Kapten pilot Waleed bin Mohammed Al-Mohammed meninggal dunia di tengah penerbangan.

Meski begitu, berkat kecekatan dan kemampuan kopilot, tragedi maut berhasil dihindari dan pesawat dapat mendarat dengan selamat. Seluruh penumpang bisa bernafas lega dan mengacungi jempol upaya kopilot.

Menurut laporan yang dilansir Mirror, Sabtu (5/3/2016), pesawat yang dikemudikan Kapten Waleed bertolak dari Bandara Bisha di Asir, Arab Saudi dan terbang menuju ke bandara internasional King Khalid di Riyadh. Sebelum mendarat, Kapten Waleed tidak sadarkan setelah mengalami serangan jantung.

Menghadapi kejadian tidak terduga itu, kopilot Rami Ben Ghazi segera menyampaikan keadaan darurat kepada petugas menara. Dia juga memanggil ambulans dan staf medis sebelum mendaratkan pesawat bermesin ganda itu seorang diri.

Tindakan kopilot Ghazi ini mendapatkan pujian dari Direktur Performa Professional Saudi Arabia Airlines, Saleh bin Nasser al Jasser, juga seluruh penumpang yang tahu kejadian itu setelah pesawat di run way bandara.

Ghazi dinilaui mampu menghindari keadaan panik dengan tidak mengumumkan meninggalnya Kapten Waleed kepada penumpang dan awak sampai pesawat itu tiba di gerbang bandara.

Tindakannya membuat para penumpang tidak pernah berada dalam bahaya, meski pesawat itu terbang hanya dengan seorang pilot. (*/e)

LEAVE A REPLY