Rizal Ramli: Destinasi Wisata Jakarta Semrawut

0
947
Turis asing berwisata di Kota Tua Jakarta

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Destinasi wisata Indonesia, termasuk Jakarta masih banyak belum digarap dengan serius. Kondisinya masih semrawut, amburadul bahkan belum tertata dengan baik. Ke depan, pariwisata di Jakarta akan dibenahi bahkan dikelola dengan lebih baik.

“Untuk membenahi destinasi wisata di Jakarta, kami akan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta. Iya, kami segera bertemu dengan Ahok untuk membahas masalah wisata di Jakarta,” papar Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli di Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, lanjut dia, akan membahas destinasi wisata di Jakarta. Sebab ia pernah mengungkapkan destinasi Jakarta semrawut dan belum tertata dengan baik. “Pertemuan membahas pariwisata,” katanya.

Rizal mengaku punya alasan kuat memfokuskan diri dalam pengembangan sektor pariwisata. Sektor pariwisata Indonesia terlampau jauh tertinggal dari Malaysia dan Thailand. Rizal memaparkan buktinya. “Kita hanya bisa menghasilkan devisa negara US$10 miliar. Jauh tertinggal dari Malaysia yang sudah hasilkan US$21 miliar dan Thailand itu US$42 miliar,” ujar Rizal.

Dikatakan, di Indonesia hanya tiga daerah yang menjadi pusat destinasi wisatawan internasional yaitu Bali, Jakarta dan Kepulauan Riau. Padahal daerah lain juga punya potensi mengembangkan pariwisatanya. Pemerintah bakal membangun tujuh daerah wisata baru termasuk di dalamnya Labuan Bajo, Flores dan Danau Toba.

Diakuinya, potensi pariwisata yang dimiliki Indonesia, cukup besar. Bahkan mampu mendorong pembangunan ekonomi. “Esensinya kami ingin membangun lima top destination di Indonesia,” ujarnya.

Sejauh ini, Rizal masih merahasiakan lima destinasi yang layak dikembangkan untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman). Alasannya, khawatir daerah lain iri lantaran tidak masuk prioritas. “Nantilah kami beritahu. Kalau sekarang nanti daerah yang lain iri lantaran enggak dilibatkan,” tutur dia.

Rizal menyebut beberapa wilayah dan lokasi wisata yang sudah ada. Perlu promosi yang lebih gencar agar sejumlah lokasi wisata di tanah air lebih di kenal dunia luar. “Contohnya di Flores Labuanbajo, dan Danau Toba. Itu Danau Toba bisa menjadi Monako Asia,” tutur dia.

Rizal menambahkan, aspek krusial yang wajib menjadi perhatian penting dalam membangun objek wisata adalah keamanan dan kenyamanan. Begitupun berbagai fasiltas dan akses infrastruktur yang terbangun, wajib tersedia agar menarik wisatawan khususnya dari luar negeri. “Turis datang itu yang penting aman dan nyaman. Fasilitas semua ada, dan yang penting itu bersih. Kalau jorok turis mana mau datang,” kata Rizal. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.