Ritual Mandi Safar Jadi Magnet Kunjungan Wisatawan

0
765

BENGKALIS, test.test.bisniswisata.co.id: Event budaya dan pariwisata Ritual Mandi Safar di Pulau Rupat, Bengkalis Riau, ternyata menjadi magnet daya tarik kunjungan wisatawan. Karena itu, Riau berkomitmen mengembangkan pariwisata di Pulau Rupat yang memiliki keindahan alam, berpasir putih serta tradisi budaya yang kuat, unik dan menarik.

“Pengembangan pariwisata di daerah memberikan dampak domino (multiplayer effect) terhadap kehidupan rakyat setempat. Terbukti ritual mandi safar menjadi magnet puluhan ribu wisatawan datang ke kawasan wisata pantai Rupat,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Gubenur Riau, Arsyadjuliandi Rahman di Bengkalis.

Pemerintah Provinsi Riau, sambung Rahman, mencanangkan salah satu sektor pariwisata berbasis budaya. “Yang kami canangkan sejalan program pemerintah pusat, menumbuhkan ekonomi dari pariwisata. Insya Allah, jika kita komitmen mengembangkan pariwisata di Pulau Rupat ini, ekonomi rakyat tentu akan meningkat,” ucapnya.

Menurut dia, saat potensi pariwasata di Pulau Rupat dikelola dengan baik, maka hal tersebut akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kalau saya melihat dari investasi pembangunan infrastruktur jalan yang sudah ada dimulai dari pelabuhan roro sampai kawasan wisata menelan biaya sangat besar. Sayang jika jalan ini tidak optimal penggunaannya dan salah satunya mengoptimalkan investasi tersebut adalah mengembangkan dan mengoptimalkan potensi wisata Pulau Rupat ini,” tandas dia.

“Kami bertekad akan menjadikan kegiatan budaya ritual mandi safar yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh warga Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat, sebagai event budaya dan wisata nasional di Provinsi Riau,” sambungnya seperti dilansir laman Antara, Selasa (08/12/2015). (*/e)

LEAVE A REPLY