Ribuan Karangan Bunga untuk Ahok Jadi Wisata Dadakan

0
228
Karangan Bunga untuk Ahok di Balai Kota

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Pemandangan menarik masih terlihat di Balai Kota Jakarta hingga meluber ke Jalan Medan Merdeka Selatan. Pemandangan itu berupa ribuan karangan bunga sebagai ucapan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wagub Djarot Saiful Hidayat dari warga Jakarta, simpatisan juga pendukung Ahok.

Selain karangan bunga yang terus datang, pada Kamis (27/4/2017), warga Jakarta terlihat masih berdatangan ke tempat kerja Ahok dan Djarot. Bukan hanya ingin bertemu sang petahana, tetapi mereka juga ingin mengabadikan momen yang terbilang langka ini. Situasi seperti ini menjadi wisata dadakan yang menarik, unik dan penuh keharuan.

Warga Jakarta memadati Balai Kota DKI Jakarta sejak pukul 06.00 Wib. Mereka nampak menggunakan kemeja kotak-kotak ataupun kaos yang bertuliskan dukungan kepada Basuki atau akrab disapa Ahok itu dalam pesta demokrasi. Mereka juga membawa macam-macam tulisan tentang kecintaannya kepada Ahok.

Ahok yang tiba sekitar 07.00 WIB langsung mendapatkan sambutan meriah dari warga. Langsung menjabat tangan sembari menuju kantornya. Untuk memfasilitasi warga, dia memutuskan untuk membuka sesi foto bersama dengannya.

Alhasil warga yang sudah terlanjur senang, merasak masuk ke dalam Balai Kota DKI Jakarta. Akibatnya bagian pengamanan dalam kesulitan untuk menjaga keamanan. “Ayo foto cepat. Gantian,” ujar Ahok kepada warga,

Menurut pihak keamanan Balai Kota DKI Jakarta, kedatangan warga ini, sejak ribuan karangan bunga untuk Ahok menjadi viral di media sosial. Kebanyakan dari mereka ingin membuktikan kebenaran dari berita tersebut. “Dari kemarin, bahkan malam-malam, ada juga warga yang datang buat foto-foto di sini (lokasi karangan bunga),” ujar salah seorang pihak keamanan.

Fina (34) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara mengatakan kedatangannya bersama beberapa temannya ini untuk melihat secara langsung karangan bunga yang sudah viral di berbagai media sosial. “Kemarin lihat sudah jadi viral banget, makanya sekarang datang ke sini ingin lihat aja soalnya ada beberapa kalimat kreatif di karangan bunganya, ini sekalian ingin lihat Pak Ahok,” ucap Fiana.

Rahmawati asal Setiabudi, Jakarta Selatan, menyatakan kedatangannya ingin memberikan dukungan secara langsung kepada pasangan Ahok – Djarot. “Kita datang bentuk dari dukungan buat Pak Ahok dan Pak Djarot. Mau nunggu sekalian foto bareng beliau,” papar Rahmawati.

Salah seorang warga yang hadir, Voni (45) warga Kalimalang mengatakan, kedatangannya untuk menyampaikan terima kasih kepada Ahok karena telah melayani warga selama ini. Walaupun kalah dalam pesta demokrasi, warga Kemayoran, Jakarta Pusat ini ingin memberikan semangat kepada mantan politisi Gerinda itu.

“Saya datang untuk ngirim bunga sama ucapkan terima kasih atas kerja dan perjuangan Ahok Djarot untuk warga Jakarta. Terus saya juga ingin ucapkan syukur mau kasih semangat, walaupun gak terpilih diputaran kedua mereka tetap semangat dan setia untuk kemajuan Jakarta,” katanya.

Serbuan warga Jakarta ke Kantor Ahok terjadi sejak pekan lalu hingga kini masih terus membanjiri Bali Kota. Warga tidak hanya datang langsung namun juga ada yang mengirim karangan bunga hingga mencapai puluhan dan dipajang di balai kota, sekeliling kantor Gubernur DKI Jakarta. Warga nampak tak rela dengan kekalahan Ahok Jadi Gubenur akibat pilkada yang kotor dengan berbagai intrik untuk menjatuhkan lawan politik demi mencapai kemenangan semu.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku tak terganggu dengan banyaknya orang yang mengunjungi Balai Kota DKI. Sepekan setelah Ahok kalah dalam penghitungan cepat pilkada DKI 2017, ratusan orang setiap hari mendatangi Balai Kota untuk sekadar bertemu atau menyampaikan simpatinya.

“Kami kerja saja. Orang mau nungguin silakan. Enggak bisa larang juga saya. Toh, katanya saya yang suruh datang kok,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Kamis, 27 April 2017.

Diakuinya, selain pengunjung yang ingin foto bersama, beberapa orang juga datang dengan tujuan untuk mengadu. Pejabat tata usaha DKI tetap melayani penerimaan aduan. Ahok menegaskan meski banyak yang datang untuk berfoto, pihaknya tetap menerima pengaduan. (*/day)

LEAVE A REPLY