Rebutan Toilet, Penumpang Kapal Pesiar P&O Berkelahi

2
35
Kapal pesiar P&O

SYDNEY, Bisniswisata.co.id: Kapal pesiar seharusnya memberikan pelayanan dan fasilitas lebih, sehingga wisatawan yang berwisata di laut bebas bisa merasakan kenyamanan. Anehnya di kapal pesiar P&0, penumpangnya malah ribut soal toilet. Keributan itu terjadi hanya gara-gara ingin masuk toilet.

Entah siapa yang memulai atau penumpang lelaki yang tidak mau ngalah mengakibatkan penumpang remaja pria itu dikepruk dengan botol anggur kosong oleh penumpang perempuan dari negara Rusia bernama Tatiana Baladina. Akibatnya, kepala remaja berusia 21 tahun yang namanya dirahasiakan itu, mengalami robek serius.

Kondisi ini memicu teman-temanya yang tengah pesta di kapal pesiar untuk membantu melakukan perlawanan terhadap perempuan berusia 37 tahun. Lantaran diserang, pasangan sang perempuan itu juga melakukan perlawanan. Keributan pun terjadi, hingga masalah perkelahian itu sampai ke telinga nahkoda kapal. Saat itu juga dilaporkan ke syahbandar di Sydney.

Karena masalah ini dianggap serius dan baru pertama kali terjadi dalam pelayaran kapal pesiar, akhir kapal pesiar P&O diminta balik ke sydney, setelah melakukan pelayaran “Comedy Cruise Gala” selama tiga hari di perairan Australia.

“Kejadian itu terjadi pada Minggu dini hari, 11 Februari 2018 di kapal pesiar P & O, saat mereka sedang mengantre untuk menggunakan kamar mandi ketika pesta berlangsung,” demikian pernyataan Polisi New South Wales, seperti yang dilansir Al Arabiya dan media News Senin, (12/02/2018).

Selama pertarungan, sesuai laporan polisi, seorang wanita berusia 37 tahun, yang merupakan pasangan salah satu pria, diduga menyerang seorang pria berusia 21 tahun di kepala dengan botol anggur kosong, menyebabkan luka robek. “Ada enam pria dan wanita terpaksa dikeluarkan dari kapal pesiar dan berurusan dengan polisi,” paparnya.

Enam pria dibebaskan sementara dari tuduhan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. sedangkan Tatiana Baladina dikenai tindakan sembrono yang mengakibatkan sesorang mengalami luka serius dibagian kepalanya. Tatiana Baladina didakwa melakukan penyerangan. Namun Tatiana dibebaskan dengan jaminan bersyarat dan wajib hadir di Pengadilan Tinggi Downing Center pada Jumat, 9 Maret 2018.

Juru bicara P & O Cruises mengatakan situasi seperti itu jarang terjadi di kapal pesiar P&O. Petugas akan melakukan tindakan tegas dan tidak ada toleransi bagi penumpang yang melanggar aturan juga bikin onar di dalam pelayaran kapal pesiar. (NEWS)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY