Rancabuaya Disulap Jadi Destinasi Wisata Unggulan Jabar

1
2935
Kawasan Pantai Rancabuaya Garut

GARUT, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini membuat grand desain pengembangan kawasan wisata Rancabuaya, Kabupaten Garut. Mengingat, Rancabuaya memiliki potensi wisata yang luar biasa bahkan tidak kalah menarik dengan destinasi wisata lainnya di Jawa Barat.

Kawasan wisata Rancabuaya, merupakan sebuah tempat yang memiliki kekayaan alam dengan pantai yang indah. Pantai disana memiliki banyak bebatuan karang yang besar dan memiliki tebing-tebing bebatuan yang tinggi. Tak hanya itu pantai rancabuaya memiliki air terjun yang langsung menghadap ke pantai.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berencana menjadikan pantai Rancabuaya sebuah destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Pasalnya, potensi wisata disana masih belum banyak dipromosikan baik tingkat lokal ataupun mancanegara.

“Kita akan desain semenarik mungkin sehingga potensi wisata di pantai ini lebih indah lagi,” tutur Heryawan di sela kunjungan ke pantai Rancabuaya belum lama ini.

Salah satu objek unggulan di pantai Rancabuaya, menurut Heryawan adalah goa lalai atau goa kelelawar. Goa ini terletak di dekat pantai yang menjulang seperti jurang. Di bawah goa ada karang yang dihinggapi banyak kelelawar. Disana pengunjung bisa melihat langsung derasnya ombak yang menghantam bebatuan di dasar goa.

“Goa Lalai tentu unik ya, itu kan, tanjung ya, ada daratan yang menjulang ke lautan, bawahnya itu karang dan bawahnya lagi itu tembus ke laut,” tuturnya seperti dilansir laman Republika, Senin (5/1/2015).

Namun, pria yang akrab disapa Aher ini menghimbau agar pengunjung jangan turun ke dasar goa itu lantaran jika jatuh akan dihantam oleh ombak besar.

“Kalau ada yang lagrag (jatuh) ke situ, tidak ada yang kembali lagi, karena terbawa ombak dan kemudian terbawa ke lautan. Jadi jangan coba-coba masuk ke situ, itu daerah berbahaya. Ada ruang kosong, yang ternyata lubang besar yang dihuni banyak kelelawar dan ke bawahnya tembus ke lautan,” katanya.

Aher menyebut, di kawasan pantai terdapat lahan provinsi sekitar 11 hektare. Kedepan, pihaknya berencana akan membebaskan lahan lebih banyak lagi. “Sehingga Rancabuaya ini menjadi kawasan percontohan wisata pantai yang nyaman. Pantai ini harus jadi pusat rekreasi,” kata Aher.

Sebagai langkah awal, Disparbud Jabar bersama Pemerintah Kabupaten Garut harus bekerjasmaa membuat Grand Desain pantai itu. Sehinga penataan pantai Rancabuaya dibentuk sesuai dengan harapan. “Kedepan kira-kira buat road map lah, master plan-nya, itu untuk mempercantik ini pantai. Rencana tersebut pada tahun ini. Kemudian rancangannya tahun depan, untuk desain kita akan meminta ahli pariwisata,” ucapnya.

Sementara untuk akses jalan dan listrik ke wilayah itu, Aher enggan buru-buru menyediakan listrik dan memperbaiki akses jalan di seputaran pantainya. Orang nomor satu di Jabar ini ingin fokus pada penataan dan mendesain pantainya dulu

“Jika perbaikan jalan dan listrik yang didahulukan, saya khawatir akan banyak warga yang berdagang di sekitar pantai yang pada akhirnya pantai jadi kumuh.
Kita tidak ingin kalau listrik yang muncul duluan dan kita juga tidak ingin jalan dulu yang muncul, mendingan ditata dan didesain dulu. Nah, nanti jalan dan listrik menyusul tergantung desainnya seperti apa,” tutupnya. ****