Qantas Larang Penumpang Gunakan Samsung Note 7 di Pesawat

0
318

CANBERRA, test.test.bisniswisata.co.id: Maskapai Australia Qantas melarang para penumpangnya untuk menggunakan atau mengisi baterai Samsung Galaxy Note 7 dalam penerbangan, menyusul sejumlah insiden meledaknya baterai telepon seluler tersebut.

“Terkait dilakukannya penarikan oleh Samsung Australia terhadap Samsung Galaxy Note 7 Personal Electronic Device (PED), kami meminta para penumpang yang memiliki perangkat itu untuk tidak menyalakan atau mengisi baterai dalam penerbangan,” kata Qantas dalam pernyataan tertulis yang dilansir laman AFP, Kamis (08/09/2016).

Ketentuan ini berlaku untuk penerbangan domestik dan internasional baik di Qantas maupun anak perusahaan Jetstar. Pada 2014, Qantas dan Virgin Australia mengizinkan penumpang memakai perangkat elektronik mobile dalam penerbangan setelah badan penerbangan Australia melonggarkan aturan yang melarang hal tersebut.

Regulasi sebelumnya melarang penggunaan ponsel selama pesawat di landasan, lepas landas, dan mendarat karena dikhawatirkan mengganggu alat navigasi pesawat.

Samsung, produsen smartphone terbesar di dunia, pekan lalu mengumumkan penghentian sementara penjualan Galaxy Note 7 dan menarik sekitar 2,5 juta unit secara global karena berita ledakan “phablets”-nya itu.

Ini merupakan recall pertama atas produk papan atas Samsung dan terjadi hanya sepekan sebelum pesaing utamanya Apple memperkenalkan iPhone 7 Rabu kemarin.

Ketua bisnis mobile Samsung, Koh Dong-Jin, mengatakan tingkat kegagalan produk ini adalah 24 berbanding 1 juta unit yang dijual, dan akan membutuhkan waktu dua pekan untuk mempersiapkan penggantinya. (*/ndy)

LEAVE A REPLY