Presiden Ukraina Bandingkan Candi Borobudur & Angkor Wat

0
332
Presiden Ukraina dan istri (tengah) kunjungo Candi Borobudur (Foto: sindonews.com)

MAGELANG, test.test.bisniswisata.co.id: Presiden Ukraina Petro Poroschenko beserta istrinya Maryna Poroshenko, dan seorang anaknya mengunjungi situs bersejarah Candi Borobudur, di Kabupaten Magelang. Rombongan Presiden Ukraina ini berada di bangunan peninggalan wangsa Syalendra sekitar 30 menit, sempat berkeliling di sekitar candi.

Rombongan Presiden Ukraina tiba di Kenari, kompleks Candi Borobudur, sekitar pukul 15.45 WIB. Kedatanganmua disambut Wakil Gubernur Jareng Heru Sudjatmoko, Ketua DPRD Jateng Rukma Setiabudi, Bupati Magelang Zaenal Arifin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jateng Prasetya Aribowo dan pejabat terkait lainnya.

Presiden Ukraina Petro datang hanya menggenakan baju lengan pendek putih, dan celana jeans. Sedangkan istrinya Maryna memakai baju blus pendek, serta celana abu-abu.

Sebelum Presiden tiba, suasana mendung, sempat turun hujan, hingga saat acara penyambutan disediakan sejumlah payung. Setelah rombongan tiba, mereka melakukan foto bersama di pelantaran dengan latar belakang Candi Borobudur.

Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan, kedatangan Presiden Ukraina tidak menutup kemungkinan membuka inspirasi lakukan kerja sama dengan Jawa Tengah. Melihat Borobudur yang dikunjungi, kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan kedua belah pihak mengenai pariwisata.

“Tukar informasi, karena sudah banyak teman-teman kita yang ke Eropa Timur. Bagaimana supaya Eropa Timur bisa ke sini? Tidak hanya ke Bali misalnya, tapi bagaimana sampai ke Borobudur,” kata Heru, Sabtu (6/8/2016).

Menurutnya, persoalan pariwisata menyangkut infrastruktur. Sejauh ini, pintu utama pariwisata internasional, yakni Bali dan Jakarta. Selain itu, rangking di bawahnya Yogyakarta dan Semarang. “Infrastruktur kuncinya. Yang kedua, bila membandingkan dengan daerah lain, Bali misalnya, atau negara tetangga Malaysia, promosinya yang luar biasa. Promosi di samping didukung biaya juga kepintarannya,” jelasnya.

Dari candi Borobudur, rombongan Presiden Ukraina langsung menuju Yogyakarta. Selama berada di Candi Borobudur, Presiden Petro banyak belajar tentang sejarah Candi Borobudur dari staf Balai Konservasi Borobudur (BKB) Panggah Ardyansyah. “Beliau menanyakan tentang relief di Candi Borobudur, dan sempat membandingkan dengan Angkor Wat, serta berpendapat Candi Borobudur lebih terawat,” kata Panggah.

Presiden Petro juga terkesan dengan maksud hiasan di relief dan corak Buddhis yang ada di Candi Borobudur. “Beliau ingin lebih lama di Borobudur. Ini sangat besar dan indah, beliau ingin lebih lama. Beliau sempat selfie,” jelasnya seperti dilansir laman Sindonews.com.

Bahkan, secara detail Petro sempat menanyakan inti cerita yang berada di relief tersebut, seperti di lorong satu ada Lalitavistara yang menceritakan kehidupan Sang Buddha Gautama, dan lainnya. Termasuk juga cerita tentang rekarnasi Buddha. “Beliau sangat welcome dengan pengunjung yang mengajak foto dari jauh melambaikan tangan,” pungkasnya. (*/SIN)

LEAVE A REPLY