Presiden Minta Kementerian PUPR Dukung Infrastruktur Pariwisata

0
460
Wisatawan turun dari kapal pesiar


JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id:
PEMERINTAH terus berupaya untuk mewujudkan target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2019. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya sinkronisasi antarkementerian untuk mencapai target 20 juta wisman tersebut.

Kepala negara juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung pembangunan infrastruktur wisata untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman). “Contoh sekarang kita baru ‘concern’ untuk meningkatkan kedatangan wisatawan mancanegara, artinya kita ingin turisme kita naik kali lipat,” papar Presiden Jokowi usai acara Peluncuran Penandatanganan Kontrak Kegiatan Tahun Anggaran 2016 di Kementerian PUPR, Rabu (06/01/2016).

Jokowi menilai Kementerian PUPR mestinya bisa melihat sisi dan peran yang bisa diberikan untuk mendukungan terhadap target 20 juta wisman ke Indonesia pada 2019. “Sekarang PU mestinya bisa melihat apa yang bisa dimasuki. Marketing bagus, promosi bagus tapi produknya harus dilihat masih banyak yang kurang,” ungkap Jokowi seperti diunduh laman Antara.

Presiden mencontohkan masih banyak fasilitas yang kurang memadai di sejumlah destinasi wisata andalan yang gencar dipromosikan ke mancanegara. Misalnya saja, masih sedikitnya fasilitas air bersih, masih terbatasnya fasilitas toilet yang minimal sekelas bintang empat, masalah yang berkaitan dengan akses jalan menuju destinasi wisata, hingga sarana prasarana pendukung pariwisata.

Belum lagi hal-hal yang terkait dengan tata ruang, infrastruktur pelabuhan, “airport” atau bandara, dan lain-lain. “Ini yang bisa PU masuk, usahakan masuk ke sana. Karena kita punya 10 destinasi wisata yang ingin dikerjakan. Untuk produk Kementerian PUPR ikut, ‘marketing’ dan promosi ada di Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Jadi harus ada integrasi antarkementerian,” tegasnya. (*/a)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.