Presiden Jokowi Teken Perpres Badan Otorita Pariwisata Borobudur

0
236
Candi Borobudur salah satu 10 Bali Baru (Foto: http://cempakaborobudur.com)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken dan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Badan Otorita Kawasan Pariwisata Borobudur. Dengan Perpres ini, percepatan pengembangan parwisata Borobubur menjadi ikon Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) semakin digencarkan.

Perpres Nomor 46 Tahun 2017 tentang Pembentukan Badan Otorita Pengembangan Pariwisata (BOP) Borobudur ditetapkan Per 11 April 2017 dan tanggal 12 April 2017 diundangkan. Sebelumnya, presiden Jokowi juga mengeluarkan BOP Danau Toba.

“Dari 10 destinasi pariwisata yang sudah diputuskan, Borobudur adalah salah satunya. Sejak Borobudur ditetapkan, pemerintah merancang perpres untuk membuat pembentukan badan otorita,” kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin, mengutip keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (22/04/2017),

Dengan adanya badan otorita, Ridwan berharap koordinasi pengembangan pariwisata akan jauh lebih baik, pembangunan lebih terencana, dan terstruktur dengan baik. Setelah perpes ditetapkan, langkah selanjutnya adalah melakukan sosialisasi, mulai dari kementerian, lembaga, hingga masyarakat luas, agar apa yang telah direncanakan dapat terlaksanakan dengan baik.

“Nanti badan pelaksana ini berada di bawah Kementerian Pariwisata, berlaku seolah-olah sebagai entitas bisnis. Badan inilah yang akan menjalankan bisnis di kawasan Borobudur dan sekitarnya,” ucapnya.

Selain untuk pengembangan pariwisata, lanjut Ridwan, badan otorita ini juga diharapkan dapat memiliki andil besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Indonesia mencapai 20 juta pada 2019.

“Saat ini kami sedang mengerjakan strategi pemerintah untuk meningkatkan wisatawan dari 10 juta menjadi 20 juta pada 2019 yakni peningkatan tata kelolanya. Salah satunya adalah dengan membentuk badan otorita untuk satu destinasi wisata,” tuturnya.

Dengan adanya BOP Kawasan Borobudur ditargetkan kawasan wisata Borobudur ditargetkan sebanyak 2 juta turis asing , mengingat sebelumnya hanya dikunjungi 250.000 pelancong asing ke Ke Borobudur dan 500.000 wisatawan asing ke Jawa Tengah. Padahal Kuil Angkor Wat di Kamboja, yang memiliki pengunjuung 2,5 juta wisman setiap tahun.

Padahal, nama dan ikon Borobudur sudah mendunia, apalagi menjadi heritage building itu terbesar di dunia. Jauh lebih tua dan lebih dihormati sebagai karya budaya bersejarah daripada Angkor Wat. Sayang kunjungan wisatawan asing ke Borobudur masih rendah, belum sesuai harapan. Menyedihkan memang. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY