Presiden Jokowi Rencana Resmikan Pelebaran Bandara Supadio

0
964
bandara Supadio Pontianak (foto: Beritatrans.com)

PONTIANAK, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengakui Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan pelebaran kapasitas Bandar Udara (Bandara) Supadio di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, bersamaan penutupan Khatulistiwa seluruh Indonesia di Pontianak, Sabtu (22/8).

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, Kamis (20/8), menjelaskan peresmian dilakukan setelah peningkatan kapasitas tahap I, 2013–2014 dinyatakan rampung. “Pembangunan Bandara Supadio mencakup dua tahap. Tahap I periode 2013–2014 dan tahap II periode 2015–2016,” kata Christiandy.

General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Pontianak, Chandra Dista, menegaskan pembangunan terminal baru tahap I Bandara Supadio yang mencakup jalur keberangkatan dan kedatangan beroperasi penuh tahun 2015.

Luas terminal baru tahap I mencapai 13.000 meter persegi yang bisa menampung hingga 1,5 juta pergerakan penumpang per tahun. Sementara itu, luas terminal eksisting saat ini adalah 6.700 meter persegi dengan kapasitas 875.000 penumpang per tahun. Tahun 2015, PT Angkasa Pura II melanjutkan pengembangan Bandara Supadio dengan membangun terminal baru tahap II yang ditargetkan selesai pada 2016.

Dengan tuntasnya pembangunan tahap I dan tahap II, maka luas terminal Bandara Supadio mencapai 32.000 meter persegi dengan kapasitas 2,5 juta penumpang. Investasi dalam melakukan pembangunan tahap I dan tahap II sebesar Rp 370 miliar. Sementara itu, tantangan yang ada adalah pembangunan terminal baru dilakukan di terminal eksisting sehingga harus memperhitungkan segala sesuatunya dengan baik untuk menjaga operasional tetap berjalan lancar.

Bandara Supadio melayani 80 pergerakan per hari dengan rute penerbangan dari dan ke Bandung, Surabaya, Medan, Batam, Balikpapan, Palangkaraya, Jakarta, Ketapang, serta Kuching dan Johor Bahru, Federasi Malaysia, ungkapnya seperti dilansir laman Sinarharapan.co, Jumat I21/08/2015).

Pembangunan terminal baru di Bandara Supadio merupakan bagian dari komitmen untuk mengembangkan bandara-bandara dikelola PT Angkasa Pura II. Pembangunan bandara yang memakan anggaran Rp 1,6 triliun ini lebih besar daripada Terminal Bandara Supadio yang lama, yakni sekitar 5 kali lipat lebih besar.

Menurutnya, proses pembangunan agak lama pada 2013-2016, karena para pekerja bangunan hanya bisa beroperasi pada malam hari dan tengah malam. “Agar tidak menggangu proses penerbangan awak pesawat,” jelas Chandra. Selama ini operasi pembangunan terminal penumpang dan landasan baru Bandara Supadio Pontianak tidak menggangu proses penerbangan pesawat. (*)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.