Presiden Jokowi: Jaga & Rawat Museum Seni Lukis Klasik Bali

0
280
Presiden Jokowi mengunjungi Museum I Nyoman Gunarsa (Foto: Setkab.go.id)

KLUNGKUNG, Bisniswisata.co.id: Saat melakukan kunjungan kerja di Bali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus mengagendakan berkunjung ke museum lukisan klasik dan museum kontemporer I Nyoman Gunarsa di Klungkung, Bali, pada Jumat (04/08/2017) petang. Nama Nyoman Gunarsa yang mendunia, tentunya tak asing bagi para pencinta seni juga wisatawan mancanegara.

Kedatangan Presiden dan Ibu Negara disambut antusias warga dan siswa-siswa sekolah dasar setempat. Di dalam museum, Presiden melihat wayang kulit dari abad 15 peninggalan Mangku Dalang Buricek. Dilanjutkan melihat lukisan karya Nyoman Gunarsa. Seusai berkeliling melihat museum, Presiden dan Ibu disuguhi tarian Rejang Renteng.

Presiden Jokowi termasuk salah satu pengagum karya-karya seniman Nyoman Gunarsa. Hal itu ia katakan sendiri saat bertemu langsung dengan pelukis kelahiran Klukung Bali, 15 April 1944 itu. “Saya memang senang lukisan-lukisan. Saya harus menyampaikan apa adanya, saya pengagum produk-produk lukisan dari Bapak I Nyoman Gunarsa,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara sempat menceritakan pertemuannya dengan I Nyoman Gunarsa di Istana pada 3 April 2017. Saat itu, Nyoman menunjukkan sebuah foto lukisan yang diberi judul “Jokowi Minum Jamu”. “Yang saya heran, kok Pak Nyoman tahu saya senang minum jamu,” ucapnya mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo.

Nyoman juga meminta Presiden Jokowi untuk dapat berkunjung ke museum yang ia kelola. Permintaan itu, akhirnya dapat dipenuhi Presiden pada Jumat, 4 Agustus 2017 saat melakukan kunjungan kerja ke Bali.

“Saya sudah perintahkan kepada Dirjen (Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). Pulang nanti saya juga perintahkan lagi kepada menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) agar museum Seni Lukis Klasik Bali ini agar dijaga, dirawat, dan diperbaiki bersama-sama antara pemerintah dan keluarga besar Bapak I Nyoman Gunarsa,” saran presiden Jokowi.

Sebab bagi Presiden, lanjut dia, karya seni lukis seperti yang ditunjukkan I Nyoman Gunarsa saat berkeliling museum tidaklah ternilai dari segi apa pun. Sebagai seorang pencinta seni, Presiden Jokowi berharap agar keindahan karya seni yang ada dapat seterusnya dinikmati banyak orang, baik orang Indonesia maupun wisatawan mancanegara.

“Ini sebuah kekayaan yang tidak bisa dinilai dengan apa pun, dinilai dengan uang tidak. Miliar pasti lebih, triliun mungkin juga lebih. Karena memang tidak bisa dinilai dengan nilai uang. Dan Museum menjadi penting untuk cagar budaya bangsa,” tuturnya.

Siapapun yang datang ke Bali, diyakini Presiden Jokowi, pasti akan merasakan bahwa seni adalah roh kehidupan masyarakat Bali. “Dan Beliau, Bapak Nyoman Gunarsa sangat-sangat mempengaruhi seni budaya Bali utamanya di bidang lukis,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden menandatangani prasasti sebagai tanda meresmikan Museum Seni Lukis Kontemporer Indonesia bertajuk Nyoman Gunarsa Museum. (*/HMS)

LEAVE A REPLY