Presiden Jokowi Cek Pembangunan Bandara Kertajadi

0
803


MAJALENGKA, test.test.bisniswisata.co.id:
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana meninjau Bandara Kertajadi di Majalengka, Jawa Barat, Kamis (14/01/2016). Ini kunjungan sekaligus pengecekan pertama kali oleh Kepala negara yang didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sejak 2013 dimulainya pembangunannya. Bandara ini menjadi alternatif bagi masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

“Ya, paling cepat akhir 2017, kalau tidak awal 2018. Tapi, selambat-lambatnya ya pada pertengahan 2018. Tanahnya sudah tidak ada masalah,” kata Menhub Jonan saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (14/1).

Saat ini, lanjut Menhub, pembangunan yang sudah dilakukan adalah pada tahap pembangunan landasan pacu (runway) sepanjang 2.500 meter (m) dengan lebar 60 m yang dijalankan oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub). “Sementara pembangunan terminalnya sambil menyusul dengan (menempatkan) peralatan kenavigasiannya juga,” ujar dia.

Sejak 2013 hingga 2015, Kemhub mengerjakan pembangunan sisi udara dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp 375 miliar atau 37,5% dari kebutuhan total sisi udara sebesar Rp 1 triliun. Bandar Udara Kertajati dibangun di atas lahan seluas sekitar 1.800 hektare (ha). Sedangkan, pembangunan sisi darat menjadi tugas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bandara Kertajati pada tahap awal direncanakan memiliki satu landas pacu dan berkapasitas 5,6 juta penumpang per tahun. Namun demikian, sesuai rencana induk, bandara ini nantinya dilengkapi dengan dua buah runway berukuran 3.500 x 60 meter dan 3.000 x 60 meter yang mampu menampung pesawat sekelas Boeing 747 atau Boeing 777.

Penetapan Majalengka dibangun Bandara Kertajati berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 34 Tahun 2005 tentang Penetapan Lokasi Bandara di Jawa Barat (diubah menjadi KP 457 tahun 2012 tentang Penetapan Lokasi Bandara Baru di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. (*/e)

LEAVE A REPLY