Presiden Bank Dunia Apresiasi Pertemuan IMF-World Bank di Bali

2
51
Selamat Datang di Bali bagi delegasi Pertemuan IMF-World Bank (Foto: Tempo.co)

BOGOR, bisniswisata.co.id: Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim berterimakasih pada Pemerintah Indonesia yang dengan susah payah berinisiatif menggelar pertemuan International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) 2018. Pertemuan tersebut rencananya bakal diadakan di Bali pada 8-14 Oktober mendatang.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah menyambut kami dalam pertemuan tahunan yang akan diadakan di Bali, juga sangat apresiasi digelarnya annual meeting di Bali,” kata Jim usai meninjau kegiatan salah satu Posyandu di Desa Tangil, Kabupaten Bogor, Rabu (4/7).

Jim mengatakan, Pemerintah Indonesia sudah pasti berkorban cukup banyak demi berlangsung pertemuan rutin IMF-World Bank. Namun, Jim yakin keinginan Pemerintah Indonesia ini akan berdampak positif bagi negara ini kedepannya, terutama pada sektor perekonomian, termasuk pariwisata.

Melalui pertemuan ini maka Indonesia dan negara global bisa sama-sama mendapatkan kemenangan. Jim menilai akan ada timbal balik dari apa yang telah dilakukan Indonesia kepada perwakilan dari banyak negara yang hadir pada IMF-World Bank 2018.

“Menang karena komunitas global bisa datang ke Indonesia dan menang bagi Indonesia karena semua orang akan melihat hal-hal hebat yang nantinya akan terjadi di sini (Indoensia),” ujar Jim.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, persiapan kegiatan IMF-World Bank di Bali tidak ada masalah. Persoalan Gunung Agung yang kerap mengalami erupsi dan baru-baru ini mengeluarkan lava belum mengurungkan niat pemerintah menggelar pertemuan itu.

“Hampir tidak ada masalah. Nanti presiden WB akan ke Bali, akan bertemu dengan 300 kepala desa adat untuk bicara masalah stunting, plastik, dan pertemuan itu masih sesuai schedule,” ujar Luhut.

Sebelumnya Luhut menegaskan, pertemuan IMF ini akan membuat nama Indonesia semakin dikenal di dunia internasional. “Banyak hal yang kita dapat dari pertemuan ini. Salah satunya Indonesia semakin dikenal,” ujar Luhut.

Luhut menyebutkan pelaksanaan Annual Meeting IMF-World Bank akan dihadiri 18 ribu hingga 20 ribu delegasi dan peserta yang datang ke Bali. Termasuk, nantinya mereka akan mengunjungi Pulau Lombok. “Jadi semua kita pastikan semua siap, termasuk NTB,” kata Luhut juga sebagai ketua penyelenggara pertemuan ini.

Ditambahkan, persiapan acara sudah mencapai 80%. “Hampir tidak ada masalah,” tambahnya sambil menambahkan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Bank Dunia juga akan ke Bali dan akan bertemu dengan 300 kepala desa adat untuk bicara masalah stunting, plastik, dan pertemuan itu masih sesuai schedule. (END)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY