Prancis Darurat, Indonesia Keluarkan Travel Advisory

0
481

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Prancis memberlakuan keadaan darurat, sejak 13 November 2015 menyusul aksi teror dibeberapa tempat di Paris dan menewaskan 153 orang. Pemerintah Prancis juga melakukan langkah-langkah peningkatan pengamanan dalam negeri dan memperketat pemeriksaan di pintu-pintu perbatasan dengan negara-negara tetangganya. Memang transportasi publik tetap dibuka, namun keterlambatan perjalanan kerap terjadi lantaran peningkatan pemeriksaan di stasiun, bandara dan pelabuhan.

Melihat kondisi Prancis darurat, Pemerintah Indonesia mengeluarkan anjuran Travel advisory bagi wisatawan Indonesia agar tetap waspada, hati-hati selama melakukan perjalanan ke atau melalui Prancis. Travel Advisory itu dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia di Jakarta, Senin.

Pertama: Kemlu RI menganjurkan agar WNI yang hendak berkunjung ke Prancis lebih mewaspadai perkembangan dan memantau situasi keamanan yang berlangsung. Kedua: Bagi WNI yang telah berada di Prancis, dianjurkan untuk tetap waspada dan menghindari tempat-tempat pusat keramaian.

Ketiga: WNI yang berada di Prancis juga dianjurkan untuk memonitor perkembangan situasi di situs resmi pemerintah Prancis dan mematuhi imbauan serta kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat. Keempat: WNI dianjurkan untuk mengikuti perkembangan informasi dari Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Marseille dari waktu ke waktu.

Kelima: Para WNI di Prancis dianjurkan senantiasa membawa kartu identitas diri atau paspor selama bepergian serta membawa nomor-nomor telepon penting. Selanjutnya, apabila terdapat hal-hal yang memerlukan bantuan darurat, WNI dapat menghubungi KBRI di Paris dan KJRI Marseille dengan alamat dan nomor telepon sebagai berikut.

KBRI di Paris beralamat di 47-49, Rue Cortambert, 75116 Paris, atau dapat dihubungi melalui nomor telepon +33621122109 dengan kontak person Yoseph Tutu, untuk nomor +33609151317 dengan Dila, untuk nomor +33613504920 dengan Ramadhan.

Untuk KJRI Marseille beralamat di 25 Boulevard Carmagnole 13008 Marseille, atau dapat dihubungi melalui “hotline” KJRI Marseille pada nomor +33618221283 dengan Robert Sitorus. Sementara “hotline” untuk Kementerian Luar Negeri RI pada nomor +6281289009045 dengan Upi. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY