PP Properti Rencana Bangun Hotel di Mataram

0
157

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Mendukung perkembangan sektor pariwisata di daerah, PT PP Properti Tbk (Anak usaha PT PP) rencana membangun sebuah hotel representatif di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pembangunan hotel oleh pihak PT PP Properti Tbk masih tahap perencanaan, namun sudah beberapa kali dilakukan konsultasi dengan kami,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMP2ST) Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa di Mataram, Jumat (26/5/2017).

Menurut rencana, hotel yang akan dibangun oleh pihak PT PP Properti Tbk tersebut berlokasi di Jalan Udayana, tepatnya di depan gedung DPRD NTB, berlantai enam. Untuk nilai investasinya, kata Cokorda, belum dapat dihitung karena pihak PT PP Properti Tbk belum mengajukan apapun ke DPMP2ST. “Mereka baru sebatas konsultasi, belum mengajukan apapun,” katanya.

Jika, sambung dia, PT PP Properti Tbk mengajukan izin mendirikan bangunan hotelnya tahun ini, maka total hotel berbintang yang akan terbangun sebanyak empat unit. Pasalnya, pada tahun 2016 sudah ada tiga investor yang akan membangun tiga hotel berbintang di kawasan Rembiga atau sekitar bekas Bandara Selaparang.

“Untuk tiga hotel ini prosesnya sudah dimulai dengan dilakukan ekspose terhadap rencana pembangunan, sementara IMB masih dalam proses. Memang Mataram masih butuh hotel yang representatif mengingat sektor bisnis dan ekonomi apalagi wisatawan yang datang ke NTB grafiknya terus naik, sehingga butuh akomodasi,” katanya.

Ia mengatakan, rencana pembangunan tiga hotel berbintang masih menunggu pengesahan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini masih dalam tahap evaluasi di tingkat Provinsi NTB. “Apabila Perda RTRW sudah rampung, investor siap melaksanakan tahapan pembangunan selanjutnya,” katanya.

Selain tiga hotel itu, lanjutnya, dengan belum disahkannya Perda RTRW terdapat juga puluhan pengusaha perumahan yang menunda rencana pembangunannya. “Kami yakin apabila Perda RTRW tuntas, maka akan terjadi banyak perubahan di kota ini, karena para investor mulai bergerak melaksanakan programnya,” ujarnya. (*/Ant)

LEAVE A REPLY