Pokemon Go, Cara Baru Restoran Jaring Konsumen

0
215
Pokemon to resto

NEW YORK, test.test.bisniswisata.co.id: Sejak kemunculan permainan augmented reality Pokemon Go, daya tariknya tak hanya mempengaruhi para pecintanya, banyak aspek lain yang kemudian diuntungkan oleh kepopuleran permainan ini.

Permainan ini mengharuskan para penggunanya untuk terus bergerak mencari dan mendapatkan karakter yang diinginkan, sehingga diklaim menyehatkan dan bisa mengurangi depresi. Karakter yang mereka cari umumnya terletak pada sejumlah lokasi, seperti perkantoran, lapangan, masjid, pinggir jalan, kantor polisi, bahkan restoran.

Permainan yang seakan membuat penggunanya ‘menggila’ untuk mencari sebanyak-banyaknya karakter, membuat mereka melakukan hal apapun.

Belum lama ini disebutkan salah seorang pengguna permainan ini datang ke kantor polisi hanya untuk menangkap pokemon di sekitar sana. Pada beberapa lokasi, kegiatan ini tentu mengganggu aktvitas para penegak hukum, terlebih diketahui mereka hanya datang untuk bermain.

Laporan Business Insider, Senin (18/07/2016) permainan ini pun membuat beberapa restoran menerapkan sejumlah aturan baru berdasar pada berapa banyak Pokemon di sekitarnya. Tak sedikit dari para pemilik usaha yang kemudian tidak senang dengan kehadiran para pemain hanya untuk menangkap pokemon, namun tak sedikit pula yang justru memanfaatkan daya tarik permainan ini untuk keuntungan mereka.

Restoran-restoran yang cukup beruntung menjadi atau dekat dengan lokasi PokeStops (tempat adanya karakter Pokemon yang dapat ditangkap), membuatnya kedatangan banyak pengunjung tanpa usaha sama sekali.

Sarah Anne Williams salah satunya. Pemilik restoran itu yang melaporkan adanya peningkatan sebesar 10 persen dalam bisnisnya sejak permainan ini diluncurkan, melalu sebuat cuitan di media sosial Twitter.

Dilansir Eater, Senin (18/06/2017) sebuah restoran pizza di New York pun bahkan mendapatkan keuntungan yang cukup fantastis, yaitu lonjakan sebesar 75 persen selama sepekan kemunculan permainan ini.

Manajer restoran di L’inizio Pizza Bar di Long Island City membayar sekitar US$10 atau sekitar Rp130 ribu, untuk memberi umpan perihal permainan tersebut, tentang adanya Pokemon di bar mereka. Hasilnya banyak orang yang kemudian berbondong-bondong datang ke bar mereka untuk berburu, dan tidak lupa membeli minuman atau camilan.

“Jumlahnya sangat menakjubkan, sepanjang hari, sore hingga malam dalam sepekan terakhir ini,” kata Tom Lattanzio, pemilik restoran tersebut.

Bahkan, restoran yang tidak dijadikan ataupun berada di dekat PokeStops, tetap dapat meraih pelanggan dengan menjadikan permainan tersebut sebagai umpannya.

Kini, para pemilik restoran pun aktif di media sosial untuk mempromosikan kehadiran Pokemon di tempat mereka ataupun mengunggah foto pelanggan yang berhasil menangkap Pokemon di sana. (*/NDY)

LEAVE A REPLY