Pokdarwis Ikut Andil Majukan Pariwisata Nusa Penida

0
83
Pantai Pasig Uug Nusa Dua Bali

KLUNGKUNG, Bisniswisata.co.id: Nusa Penida, sebuah pulau terpisah dengan daratan Bali yang masuk dalam kawasan pulau-pulau kecil terluar (PPKT), kini pariwisatanya berkembang pesat dengan makin banyaknya wisatawan dalam dan luar negeri mengunjunginya. Kemajuan ini juga berkat ikut andilnya kelompok Sadar Wisata (Pordakwis) dalam memajukan pariwisata Nusa Penida.

“Hal itu berkat kesiapan dan kesadaran masyarakat setempat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelancong, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata serta kehidupan mereka,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Tjokorda Gede Romy Tanaya, di Klungkung, Ahad (19/11/2017).

Memang, sambung dia, kemajuan pariwisata perlu diimbangi pengawasan, agar tetap berjalan dengan baik. Desa Lembongan sebagai desa wisata dinilai sudah sepantasnya mempunyai kelompok sadar wisata, yang nantinya bisa ikut andil dalam melakukan pengawasan dan memberi masukan kepada pemerintah.

Dalam pembentukan Pokdarwis Desa Lembongan, ditunjuk sebagai ketua dan Wayan Suwarbawa sebagai wakil Ketua, dilengkapi dengan seksi-seksi untuk memudahkan menjalankan program yang diharapkan bermanfaat kedepannya.

“Saya masih buta memimpin organisasi apalagi Desa Lembongan bukanlah Desa wisata yang baru berkembang, namun desa yang sudah sangat maju pariwisatanya dan tentu saja banyak masalah yang ada, dengan itu saya akan selalu minta bimbingan dari Dinas Pariwisata sehingga Pokdarwis bisa berjalan sesuai harapan,” sambungnya.

Perbekel Desa Lembongan Ketut Arjaya mengungkapkan perkembangan pariwisata itu secara bertahap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Pokdarwis muncul dari kesadaran masyarakat, sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada secara maksimal untuk menambah daya tarik wisata ke daerah terpencil itu.

“Kami tak ingin pariwisata kini menjadi andalan masyarakat Lembongan bernasib sama dengan komoditas rumput laut, di mana karena mengejar kuantitas kita melupakan kualitas yang menyebabkan sumber penghasilan itu hilang,” ujar I Ketut Arjaya sambil menambahkan pembentukan Pokdarwis Desa Lembongan mampu menyadarkan masyarakat mewujudkan pariwisata berkualitas dan mengangkat taraf hidup mereka.

Nusa Penida, sebuah pulau di bagian tenggara pulau Bali. Nuda Penida dan Bali hanya dipisahkan oleh sebuah selat bernama Selat Badung. Nusa Penida sebenarnya berisi beberapa pulau kecil seperti Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Nusa Penida merupakan kawasan pulau dengan luas yang paling besar. Sementara Nusa Ceningan adalah pulau yang paling kecil.

Para turis asing biasanya akan selalu datang ke Nusa Lembongan untuk menikmati waktu berlibur. Nusa Penida selalu menjadi pilihan dari tempat wisata di Bali yang wajib di kunjungi. Ada sekitar 10 destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Pulau Nusa Penida, seperti:

# Pantai Pasig Uug

Salah satu pantai favorit bagi semua wisatawan. Pantai ini terletak di desa Bunga Mekar, memiliki ciri khas berupa tebing – tebing lebih menjorok ke laut. Pantai ini benar – benar sangat alami dan tidak memiliki pura seperti pada pantai lain di Bali. Suara ombak yang tenang di pantai ini membuat semua orang yang datang akan merasa terkesan. Selain itu air di pantai Pasig Uug masih sangat jernih dan biru. Suasana sekitar pantai juga sangat tenang sehingga banyak orang yang datang untuk menenangkan diri atau melepas stres. Pantai Pasig Uug juga merupakan kawasan perairan yang menjadi tempat tinggal ikan pari dan penyu, sehingga Anda bisa melihat ikan pari dan penyu yang berenang di air yang biru.

# Mata Air Seganing

Mata Air Seganing di kawasan Sebuluh, tepatnya Desa Cacah. Mata Air Seganing sangat terkenal dan termasuk tempat wisata yang sangat indah. Bisa menikmati pemandangan air terjun sangat mengesankan. Namun untuk mencapai ke bagian air terjun, harus melewati medan jalan cukup berat selama 30 menit. Jalan untuk mencapai mata air sangat licin, penuh batu dan terjal. Diperlukan keberanian dan niat yang sangat kuat. Namun pemandangan alam mata air dan air terjun sangat indah akan membayar semua perjalanan berat itu. Untuk mencapi tempat ini Anda bisa mulai perjalanan dari pelabuhan Toyapakeh. Waktu terbaik untuk mengunjungi mata air adalah saat musim panas atau kering. Jika suka objek wisata air terjun maka jangan lupa untuk datang ke air terjun di Indonesia yang wajib di kunjungi.

# Pantai Atuh

Salah satu pantai sangat tenang dan menyenangkan. Pantai ini memberikan suasana sangat tenang dan pemandangan sangat indah. Pantai Atuh tepatnya terletak di kawasan Banjar Pelilit, Desa Pejukutan. Untuk mencapai lokasi pantai Atuh maka biasanya pengunjung akan menyusui jalan setapak selama 50 menit dengan medan datar dan curam. Pantai Atuh memiliki karakter pasir putih yang sangat indah dan air yang biru serta ombak yang tenang. Pantai Atuh membentang luas sekitar 500 meter. Bagian ujung dari Pantai Atuh dibatasi oleh dua buah pulau yang sering disebut dengan nama Batu Abah. Di pulau tersebut ada sebuah pura yang digunakan untuk ibadah penduduk di kawasan Banjar Pelilit. Namun terkadang Pantai Atuh memiliki ombak yang cukup besar sehingga harus hati-hati jika ingin berenang.

# Pantai Kristal

Pantai indah terletak di Desa Sakti, Kabupaten Klungkung. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh pengunjung termasuk untuk diving atau sekedar menikmati pemandangan . Bagian pantai terlihat menjorok ke daratan dan pada bagian dalamnya terdapat sebuah pulau kecil yang dinamakan Batu Mejineng. Di pulau kecil ini juga ada sebuah pura digunakan warga Desa Sakti. Pantai Kristal bahkan menjadi pantai selalu menjadi objek pilihan turis mancanegara. Mereka kagum pemandangan biota laut dan terumbu karang yang sangat indah.

# Friends of National Parks Foundation (FNPP) & Bird Sanctuary

Sebuah penangkaran burung untuk melestarikan populasi burung Jalak Bali. Sebelumnya burung Jalak Bali hanya dipelihara di TNBB ( Taman Nasional Bali Barat), kini ada juga di Nusa Penida. Tempat penangkaran burung yang ada di Desa Ped, Nusa Penida. Anda bisa mencapai tempat ini sekitar 40 menit dari pelabuhan. Bisa melihat pemandangan dan suasana desa sangat menarik.

# Manta Point

Jika menyukai wisata air dan petualangan di bawah air maka harus mencoba diving atau snorkeling di Manta Point. Kawasan ini tidak hanya memberikan pemandangan bawah laut yang indah tapi juga petulangan perjalanan yang sangat indah. Sebelum mencapai laut yang akan dijadikan tempat diving maka semua harus berjalan melewati perbukitan yang sangat indah. Setelah itu pengunjung bisa mencoba diving dan melihat beberapa biota laut yang sangat khas seperti hiu biru, hiu bambu, terumbu karang, dan berbagai jenis ikan lain. Namun semua pengunjung disarankan untuk menggunakan jasa pemandu karena tekanan ombak yang tidak stabil.

# Malibu Point

Menikmati Manta Point dan masih ingin berpetualang maka jangan lupa untuk masuk ke Malibu Point. Kawasan menyelam yang terkenal memiliki tingkat visibilitas yang sangat baik ini menjadi tujuan para wisatawan. Kawasan ini memiliki terumbu karang yang lebih banyak dan biota hiu biru yang sangat terkenal. Dengan kedalaman sekitar 40 meter dari permukaan air maka penyelam bisa menikmati kawanan ikan hiu yang sudah terbiasa dengan manusia. Tentu saja ini akan memberikan pengalaman menyelam yang sangat berbeda.

# Batu Meling

Batu Meling bisa menjadi spot penyelaman sangat indah dan tak akan terlupakan untuk semua pengunjung. Untuk mencapai tempat ini bisa ditempuh dengan menggunakan kapal selama 1 jam dari pelabuhan utama Nusa Penida. Perairan di kawasan Batu Meling terkenal sangat jernih sehingga semua biota laut bisa terlihat dengan jelas. Pada bagian dalam perairan terdapat sebuah bukit yang ditumbuhi oleh rumput liar seperti bukit yang ada di daratan. Pada perbukitan ini terdapat batu yang berlubang sehingga dinamakan Batu Meling. Ikan pari dan hiu biru masih menjadi biota incaran oleh semua penyelam. Jadi jangan ragu untuk mencoba menyelam di Batu Meling.

# Gua Giri Putri

Gua ini ada di Desa Suana, memiliki bangunan pura di dalamnya dan dijadikan tempat ibadah bagi penduduk Bali. Gua ini menjadi pemujaan terhadap Dewa Siwa yang dipercaya untuk memelihara dan merawat manusia. Panjang Gua Giri Putri adalah sekitar 262 meter dan ada di 150 meter di atas permukaan laut. Bagian gua memiliki ciri khas yang sangat menarik seperti kelelawar, stalagmit dan stalagtit. Satu tempat persembahan ada di bagian depan gua dan tiga tempat persembahan ada di bagian dalam gua. Bagian dalam gua ditemukan aliran air yang dipercaya sebagai air suci. Bagian lain yang menarik dari gua ini pintu masuk sangat kecil namun ketika tubuh sudah masuk ke bagian dalam gua maka akan terlihat besar dan sangat luas.

# Pura Puncak Mundi

Pura terletak pada 521 meter di atas permukaan laut. Pura ini memiliki bentuk yang sangat khas selain jalur masuk dengan medan yang cukup tajam dan berkelok. Pura ini termasuk salah satu pura yang paling tinggi di Nusa Penida. Jika Anda datang dari pelabuhan Nusa Penida maka cukup membutuhkan waktu sekitar 1 jam saja. Bagian yang menarik dari pura ini adalah suhu yang sangat dingin dan suasana yang menyenangkan. Jadi ternyata ada banyak tempat menarik di Nusa Penida, Bali. Anda bisa memilih wisata air atau wisata ritual. (NDIK)

LEAVE A REPLY