Rapat Wisata di Rajaampat, Presiden Pakai Sarung Tanpa Sandal

0
801
Presiden Joko Widodo (foto: (Foto: Istimewa/Agus Suprapto)

RAJAAMPAT PAPUA, test.test.bisniswisata.co.id: BUAT Presiden Joko Widodo, rapat tidak harus di tempat yang memiliki fasilitas pendingin ruangan, berpakaian resmi dilengkapi dasi dan jas. Bagi Jokowi, rapat berkain sarung dan tanpa mengenalkan sepatu atau sandal di tepi dermaga sambil memberi makan ikan bisa dijadikan alternatif rapat.

Itulah yang dilakukan Presiden saat rapat dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Sambil menikmati ke indahan alam Raja Ampat, Jokowi membahasa potensi pariwisata Indonesia bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Dengan mengenakan kain sarung, Presiden bersama Menteri Pariwisata Arief yahya, Bupati Raja Ampat Sroyer Elisa, Gubernur dan Kapolda duduk bersama di dermaga. Meski terlihat santai, pembicaraan tetap mengarah kepada peningkatan mutu pariwisata.

Presiden menyebutkan tiga hal yang harus dipersiapkan untuk destinasi wisata Raja Ampat, yaitu bandara dengan perpanjangan runway dan terminal, serta dermaga dan kapal. “Kapal diperlukan untuk akses antara pulau, kalau tidak ada, transportasinya mahal sekali,” kata Jokowi, Jumat (1/1/2015).

Presiden telah meminta Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk menjadikan Raja Ampat sebagai pariwisata yang eksklusif. “Seperti ada kuotanya, biar hutan dan lautnya tidak rusak,” kata Presiden seperti dikutip laman Metrotvnews.com

Sementara untuk Labuan Bajo, Presiden meyakini Labuan Bajo akan terkenal. Sebab, destinasi wisata itu memiliki alam yang khas, hutannya tidak banyak, tapi vegetasinya unik. ‚ÄúDunia mana ada yang punya komodo? Di sekitarnya bisa untuk diving dan snorkling,” kata Presiden. (*/e)

LEAVE A REPLY