PHRI Desak Pemda Pertahankan Pariwisata Bali

0
163
Desa wisata Panglipuran Bangli (Foto: Wisata keren)

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya mendesak Pemda Badun segera mengambil keputusan terkait konsep untuk mempertahankan pariwisata Bali.

Mengingat, sudah banyak kajian dan analisis dilakukan terhadap kondisi pariwisata Bali kekinian, sehingga tidak perlu lagi memperpanjang permasalahan yang sudah ada.

“Sudah banyak teori dan sekarang tidak perlu berteori lagi. Kajian sudah ada tinggal sekarang harus bagaimana, kami pelaku menunggu action saja,” ungkap Suryawijaya seperti dilansir laman Bisnis.com, Rabu (15/02/2017).

Menurutnya, keputusan segera perlu diambil agar tidak berkepanjangan merumuskan konsep ulang pariwisata Bali. Kebanyakan teori dinilai akan memperpanjang persoalan dan justru membingungkan pelaku pariwisata. Pemerintah segera mengambil sikap sehingga pelaku dapat segera mengambil tindakan untuk mengikuti.

Industri pariwisata saat ini menghadapi persoalan mulai dari‎ berkurangnya masa tinggal (length of stay) wisman, menurunnya tingkat okupansi akomodasi, sampai melimpahnya pasokan kamar akomodasi menjadi pemantiknya.

PHRI Badung mencatat jumlah pasokan kamar sebanyak 130.000 kamar di seluruh Bali, dan 96.000 berada di sepanjang Nusa Dua, Kuta sampai Canggu.‎ Kondisi itu diperparah dengan berubahanya karakteristik wisatawan sudah berubah.

Media sosial menjadi acuan sebelum berkunjung dan bukan lagi agen perjalanan. Alhasil, tidak bisa lagi pengelola akomodasi mengandalkan wisatawan seperti era 90-an dan 80-an yang akan tinggal dalam waktu lama dan menghabiskan banyak uang.

Derita bagi Bali itu belum seberapa, karena di saat yang sama10 destinasi wisata baru yang digarap pemerintah siap menjadi pesaing.‎ Daerah seperti Mandalika Lombok, Labuhan Bajo NTT, sampai Wakatobi Maluku kini terus bersolek cantik.‎ (*/BIO)

LEAVE A REPLY