PFN & Red and White China Tingkatkan Kerjasama Industri Perfilman

0
275

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Produksi Film Negara (PFN), perintis industri film di Indonesia menjajaki kerja sama dengan Red and White China, yang fokus dan antusias dengan kegiatan pertukaran budaya antara Indonesia-Tiongkok, sekaligus akan menjembatani kedua Negara untuk kerjasama lebih intens di bidang perfilman

Salah satu bentuk kerjasama yang direalisasikan, mengundang seorang guru besar dan sutradara peraih Golden Bear Award dari Beijing Film Academy, Profesor Xie Fei. Profesor Xie Fei akan membuka event bertajuk “Pemutaran Film Tiongkok dan Kuliah Umum 2016”.

Kegiatan yang didukung Kementerian Pariwisata dan Kedutaan Tiongkok di Indonesia ini akan dihadiri oleh para pemerhati film dari dalam dan luar Indonesia. Para awak media` juga sangat aktif dalam mendukung acara yang berlangsung dari tanggal 21-30 Mei 2016. Event tersebut digelar di dua kota besar di Indonesia, yakni Bali dan Jakarta. Untuk Jakarta dipusatkan di CINEMAXX fX Sudirman.

Acara tersebut juga didukung dan di siarkan langsung oleh portal video streaming CliponYu. CliponYU ( www.cliponyu.com ) adalah layanan video live streaming show pertama di Indonesia yang dikembangkan sebagai platform sosial dan hiburan, sekaligus sebagai komunitas anak-anak muda kreatif dan berbakat. Layanan ini mempertemukan para host (pembawa acara) yang berbakat dengan para pengunjung dan penggemar mereka.

Pada acara yang disiarkan oleh layanan live streaming show CliponYu ini, Profesor Xie Fei akan berbagi ilmu dan pengalamannya selama memproduksi dan menyutradarai film- film besar di China seperti “ A Mongolian Tale “ yang membuatnya diganjar penghargaan Best Director awards dari Montreal Film Festival pada tahun 1995.

“Song of Tibet “ juga mendapatkan penghargaan untuk Best screenplay, Best Actress dan Best Music Award pada ajang penghargaan Chinese Golden Rooster Awards tahun 2001 serta memenangkan penghargaan St. Louis International Film festival pada untuk kategori Interfaith tahun 2001 dan masih banyak lagi karya-karyanya yang melegenda. Ini merupakan kesempatan besar bagi para sineas-sineas muda Indonesia untuk menggali ilmu dan mendapat masukan yang baik tentang film.

“Indonesia dan Tiongkok merupakan dua Negara dengan peradaban dan sejarah yang sangat tua dan bernilai, tetapi selama ini kerjasama antara kedua Negara di bidang perfiliman hampir tidak ada. Harapan kami adalah, dengan adanya kegiatan ini, kedua Negara dapat lebih mengenal satu sama lain.”, Co-Founder Red and White China, Peter Pan menyatakan antusiasnya dengan mengusung Profesor Xie Fei dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (19/05/2016).

Sebagai layanan video streaming show yang menampilkan bakat dan kreativitas anak bangsa ini, CliponYU berharap kerjasama tersebut bisa berdampak terhadap kreativitas anak muda kedua negera tersebut. “Untuk diketahui, host talent CliponYu, beberapa waktu lalu juga didaulat untuk bermain film oleh salah satu rumah produksi dari China. Diharapkan kerja sama tersebut akan mendorong dan bisa menyalurkan bakat mereka yang punya keahlian di bidang acting,” ujar Ken Ta, Project Director Cliponyu. (endy)

LEAVE A REPLY