Petaka di Air Terjun Terindah Salo Merunge

0
830

BONE SULSEL, bisniswisata.co.id: Ratusan pengunjung di objek wisata Air Terjun Salo Merunge di Desa Ureng, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikagetkan datangnya air bah. Ketika itu, mereka sedang asyik menikmati liburan di objek wisata terpopuler di Kabupaten Bone itu pada Minggu sore tadi sekitar pukul 14.30 Wita.

Saat air bah datang, sejumlah pengunjung bergegas naik dari sungai. Hanya saja datangnya arus yang begitu cepat dan deras mengakibatkan puluhan pengunjung terjebak di sungai tersebut, termasuk rombongan keluarga Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Andi Surya Dharma.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, paling tidak ada delapan pengunjung yang dinyatakan hanyut terbawa arus. Empat orang di antaranya berhasil ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi hidup. Namun, seorang perempuan ditemukan tak bernyawa.

Camat Palakka, Hasnawati Ramli mengatakan, korban tewas yang bernama Musdalifah (26) ini ditemukan oleh warga di aliran sungai di Desa Usa, Kecamatan Palakka. Tepatnya sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, yakni Salo Merunge, Desa Ureng.

“Kalau korban yang tewas ini ditemukan di Desa Usa. Korban datang ke Salo Merunge ini bersama suaminya, yakni Sukri (30). Suami korban sendiri ditemukan oleh tim SAR sekira pukul 18.25 Wita. Kalau keluarga Pak Sekda, alhamdulillah selamat semua,” ucap Hasnawati, Minggu (13/11/2016).

Hasnawati menyebutkan, setelah kabar kejadian tersebar luas di berbagai media sosial, sejumlah warga dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba datang ke lokasi kejadian. Mereka hendak mencari dan memastikan kerabatnya selamat.

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Bone Andi Sultan mengatakan hingga pukul 20.02 Wita, sudah 91 pengunjung yang sebelumnya terjebak air bah berhasil dievakuasi.

“Sudah 91 orang berhasil dievakuasi. Diperkirakan masih ada belasan korban yang hanyut terbawa arus air bah ini, karena saat kejadian jumlah pengunjung diperkirakan mencapai ratusan orang. Sedangkan korban tewas ditemukan baru satu orang,” Hasnawati memungkasi. (*/LEO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.