Pesta Musim Panas Madrid Dimeriahkan Budaya Betawi

0
1175

MADRID, test.test.bisniswisata.co.id: PESTA menyambut musim panas yang diselenggarakan KBRI Madrid, Bazar Solidario Indonesia ke-17 tanggal 13 – 14 Juni 2015 dibuka dengan Lenong Betawi, menampilkan prosesi pernikahan adat Betawi, marawis, hiasan bunga kelapa khas Jakarta dan Silat Palang Pintu oleh tim kesenian Forum Pemuda Betawi yang dipimpin langsung oleh Ketuanya, Rachmat HS.

Turut serta memeriahkan acara ini artis Krisna Mukti juga anggota Komisi X DPR RI. Mereka sambil menyayikan lagu-lagu Jakarta seperti Jali-Jali mengajak pengunjung Bazar bergoyang dangdut, memeriahkan pesta tersebut.

Bazar bertema “Enjoy Jakarta” menyulap halaman KBRI Madrid menjadi arena foodstreet Jakarta, menampilkan 15 stan aneka ragam makanan Betawi. Seperti nasi uduk semur daging, soto mie, ketoprak, asinan, kue gambang, dodol, kue buaya, es selendang mayang, martabak, dan welcome drink berupa es bir pletok yang diserbu para pengunjung.

Selain itu, ada 33 stan menyajikan aneka makanan Nusantara, seperti sate ayam, sate kambing, nasi Bali, siomay, bakso, bakwan Malang, mie ayam pangsit dan aneka makanan ringan seperti pastel, pisang molen, tempe mendoan, rempeyek, lumpia, cilok, cireng, lemper, risoles, tempe – tahu goreng, dan aneka minuman seperti es teler, es sekuteng, es buah, dan es cendol yang telah terkenal sebagai ciri khas street food of Jakarta.

Suasana Jakarta juga ditampilkan dengan panggung yang didekorasi teras rumah Betawi dengan dua Ondel-Ondel besar dan Batik Betawi. Semua stan berdekorasi Betawi, seperti bunga kelapa, payung dan mercon warna-warni.

Seluruh pendukung acara berbusana Abang dan None Jakarte. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menyediakan beragam hadiah promosi “Enjoy Jakarta” dan bagi para pengunjung yang membeli kupon undian lebih dari 10 lembar mendapat tas dan beragam suvenir “Enjoy Jakarta”.

Seluruh masyarakat Indonesia di Madrid antusias mendukung kemeriahan pesta tersebut, dengan menampilkan beragam tari dan musik seperti angklung yang menyajikan lagu-lagu khas Jakarta seperti Kicir-kicir oleh DWP KBRI Madrid yang berbusana kebaya None Jakarte dan Batik Betawi aneka warna,

Juga gamelan KBRI Madrid Caraka Laras dan MAD Gamelan yang beranggotakan WNI dan WNA mengiringi tarian anak-anak Kuda Lumping, lagu-lagu keroncong modern seperti Perahu Layar dll ditampilkan oleh Kelompok Gamelan Keluarga Cinta Indonesia (KCI) yang berbusana kebaya encim dan batik Betawi, Tari Saman dan band oleh PPI Madrid, serta Tari Yapong Betawi, Tari Nandak Ganjen, Tari Jaipong, Tari Gandrung Banyuwangi, Tari Tenun Bali, musik akustik Putri Haqni, Pencak Silat, dan Rampak Gendang oleh anggota masyarakat Indonesia lainnya.

Pengunjung Bazar 2015 mencapai rekor tertinggi, lebih dari 3000 orang terdiri dari kalangan pejabat Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan Spanyol, Korps Diplomatik, perusahaan Spanyol khususnya yang telah mempunyai kegiatan bisnis dengan Indonesia, alumni beasiswa Indonesia, media massa, dan yang terbesar adalah para sahabat Indonesia dari berbagai kampus, federasi olahraga, LSM serta keluarga Indonesia.

Masyarakat Indonesia yang hadir tidak hanya yang berdomisili di Madrid, tetapi juga yang tinggal di kota – kota lain sekitar Madrid seperti Segovia, Murcia, Valencia, Alicante, Sevilla, Bilbao, dan Barcelona.

Kemeriahan Bazar ditutup dengan Poco-Poco beramai-ramai dan pengocokan undian berhadiah yang memperebutkan 50 hadiah sumbangan dari 29 perusahaan.

Dubes RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso mengatakan, latar belakang pemilihan tema “Enjoy Jakarta” karena Jakarta merupakan Pintu Gerbang Indonesia, kota metropolitan yang saat ini merupakan salah satu surga belanja terbesar di Asia.
Pemerintah Indonesia sendiri telah mencanangkan untuk menarik 20 juta turis asing ke Indonesia pada 2015. Namun karena anggaran promosi yang disediakan tidak memadai. Oleh karena itu, dengan dana terbatas, KBRI Madrid menyelenggarakan kegiatan promosi pariwisata melalui Bazar Solidario Indonesia 2015 ini.

“Jumlah wisatawan Spanyol ke Indonesia masih belum banyak, tahun 2014 tercatat sekitar 100 ribu, naik 25 ribu dari tahun 2013 yang tercatat sekitar 75 ribu. Khusus untuk tahun 2015, KBRI Madrid mendorong masyarakat Spanyol dan diaspora Indonesia untuk berwisata ke Indonesia karena Pemerintah Indonesia telah menetapkan Spanyol sebagai negara bebas visa kunjungan wisata selama maksimum tiga minggu,” jelas Yuli dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (17/06/2015).

KBRI Madrid mengharapkan langkah simpatik dari Pemerintah Indonesia ini akan disambut positif oleh masyarakat Spanyol. Selain untuk mempromosikan destinasi Jakarta, Bazar ini juga untuk mengumpulkan dana solidaritas bagi masyarakat yang membutuhkan. Hasil pengumpulan dana tahun ini akan disumbangkan kepada Dana Kemanusiaan Pengungsi Rohingya di Indonesia. (marcapada@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY