Peselancar Lokal Didesak Bentuk Komunitas demi Jaga Pantai Bali

0
398
Peselancar lokal di pantai Bali (Foto: http://www.pemburuombak.com)

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Peselancar lokal di pesisir Bali didesak agar membuat wadah resmi bersama atau komunitas agar memiliki sarana untuk menyuarakan kegelisahan mereka terhadap kondisi pantai sekaligus menyelamatkan Pantai Pulau Dewata. Memang, keberadaan wadah resmi‎ akan memudahkan komunikasi komunitas peselancar dengan pemerintah daerah.

“Harus diakui komunikasi kurang‎, jadi memang harus ada wadah resmi. Dari situ nanti suara-suara yang dikeluarkan bisa kami tanggapi dan bantu. Kalau seorang dan sendiri-sendiri, susah,” papar Kadis Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra dalam diskusi komunitas selancar lokal di Denpasar, Sabtu (27/5/2017).

Dia mendesak komunitas resmi ini segera dibentuk agar dapat melakukan komunikasi, karena sebenarnya pemda juga berkepentingan. Menurut Yuniartha, daerah seperti Badung memerlukan kalender event selancar untuk dimasukkan dalam agenda wisata mereka.

Keberadaan wadah resmi diyakininya dapat membantu menyelenggarakan kegiatan selancar baik bertaraf nasional dan internasional, sekaligus menarik wisman datang. “Kalau ada wadah resmi nanti bisa ke Disparda Badung untuk menindaklanjuti programnya.”

Pegiat selancar Made Irawan alias Piping mengatakan sejumlah persoalan menghadang komunitas peselancar di Pulau Dewata. Dia memaparkan ada akses menuju lokasi selancar ditutup pengusaha, hingga sampah yang memenuhi pantai.

Dia mengakui saat ini peselancar belum berkomunikasi dengan baik karena kurang bersilaturahmi dengan pemda. Selain itu, pihaknya juga melihat bahwa potensi selancar belum diseriusi oleh pemda sehingga terkesan terlupakan.

Pegiat lingkungan Made Iwan Dewantama menyatakan pesisir Bali ‎saat ini mengalami tekanan. Dia mencontohkan ada titik yang dibangun oleh investor hingga ditutup akses menuju pantai. Padahal, titik-titik tersebut terdapat ombak yang sangat bagus bagi peselancar. (*/bio)

LEAVE A REPLY