Pesawat N219 Tunjang Kebutuhan Pariwisata Indonesia

0
254
Pesawat N-219 buatan Indonesia

BANDUNG, Bisniswisata.co.id: Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dirancang untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat terutama penerbangan di kawasan perintis. Pesawat ini mampu lepas landas atau mendarat di landasan pacu yang pendek.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan pesawat N219 juga bisa diproyeksikan untuk penunjang perkembangan pariwisata di Indonesia. Pesawat ini dapat dioperasikan untuk melayani penerbangan antar pulau kecil untuk menarik wisatawan. “Kita inginkan juga N219 bisa terbang di pulau kecil untuk pariwisata,” kata Thomas usai uji coba terbang perdana pesawat N219, di Bandung, Rabu (16/8/2017).

Menurutnya pulau-pulau terpencil memiliki potensi yang besar dalam industri pariwisata Indonesia. Banyak wisatawan yang tertarik menjelajahi pulau-pulau yang memiliki keindahan alam yang bahkan belum terjamah.

Untuk mendukung penerbangan antar pulau, Thomas menyebutkan akan mengembangkan N219 versi amfibi. Jenis pesawat ini dapat lepas dan me darat di wilayah pantai. “Jadi kami juga punya pemikiran N219 dikembangkan versi amfibi. Agar bisa mendarat di pantai,” ujarnya.

Diharapkan, tahun 2019 nanti pesawat pertama N219 sudah siap dan laik untuk memasuki pasar. Dengan prioritas memenuhi kebutuhan dalam negeri dengan harga yang kompetitif.

Ia menambahkan pemerintah pusat juga telah menetapkan Perpres tentang proyek strategis nasional. Di mana setelah N219, PTDI dan LAPAN diminta mengembangkan pesawat N245. Hal ini diharapkan dapat melengkapi kemajuan industri pesawat terbang di Indonesia.

Purwarupa pesawat pertama N219 karya anak bangsa dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) sukses dalam uji coba penerbangan perdana (flight test) di landasan pacu Bandara Husein Sastranegara Jalan Padjadjaran Nomor 154 Kota Bandung, Rabu (16/8/2017).

Uji coba penerbangan perdana pesawat tersebut dilakukan sekitar pukul 09.10 WIB, dan disaksikan langsung oleh Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso, Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso, dan seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT DI.

Uji coba penerbangan ini dilakukan setelah purwarupa pesawat pertama N219 mendapatkan Certificate of Airworthiness dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasional Pesawat Udara Kementerian Perhubungan.

Purwarupa pesawat pertama N219 ini diterbangkan oleh pilot Kapten Esther Gayatri Saleh dan co-pilot Kapten Adi Budi Atmoko. Juga ikut serta Ir Yustinus K bertindak sebagai Flight Test Engineer untuk memastikan setiap tahapan pengujian terbang dilaksanakan dengan baik dan benar serta terjamin unsur keselamatannya.

Pilot Kapten Esther Gayatri Saleh mengaku bangga karena bisa menerbangkan pertama kalinya Purwarupa Pertama Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia. “Puji Tuhan semunya lancar yang pasti kita harus berbangga bahwa pesawat ini semuanya buatan anak bangsa,” kata Pilot Esther Gayatri Saleh usai mendaratnya Pesawat N219 di salah satu hanggar PT DI.

Rasa bangga dan haru, kata Pilot Esther, tertanam dalam dirinya karena pesawat tersebut diterbangkan oleh dirinya sehari menjelang HUT ke-72 Kemerdekaan RI Tahun 2017. “Bangga sekali terlebih ini kan bertepatan dengan jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia juga kita bisa menghadirkan produk anak bangsa yang semuanya dibuat PT DI” kata dia.

Selama sekitar 20 menit menerbangkan pesawat tersebut tidak ada hambatan yang berarti. “Pesawatnya oke, sequence sesuai dengan yang dilatih. Saya tenang dan kru semua bekerja dengan baik,” kata dia.

Purwarupa Pesawat Pertama N219 karya anak bangsa dari PT Dirgantara Indonesia (Persero) melakukan uji coba penerbangan perdana (flight test) di landasan pacu Bandara Husein Sastranegara Jalan Padjadjaran Nomor 154 Kota Bandung. Lama penerbangan perdana purwarupa pesawat pertama N219 dilakukan sekitar 20 menit dengan rute di kawasan Batujajar dan Waduk Saguling. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.