Pertumbuhan Ekonomi NTT Perlu Dipacu dari Pariwisata

0
492
Wisman Australia saksikan Komodo (foto: http://www.go-komododiving.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: WAKIL Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan & Finansial Rosan Perkasa Roeslani menilai Provinsi NTT perlu memacu pertumbuhan ekonominya dengan menjadikan pariwisata sebagai motor. Wisata, khususnya laut NTT dalam pandangan Rosan sangat kaya dan unik.

“NTT bukan hanya di atas lautnya, pantainya, perikanannya, tapi di dalam lautnya juga sangat kaya dan indah. Sayangnya yang di NTT belum dikelola baik,” papar Rosan, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Pengembangan sektor pariwisata, lanjut dia, memiliki efek berantai, baik bagi kas daerah maupun perekonomian rakyat secara langsung. Selain itu, pengembangan sektor wisata lebih murah secara ekonomi dibandingkan sektor industri. Lebih dari itu, tahapan pembangunannya menuntut faktor-faktor eksternal dan berjangka panjang.

“Untuk bangun industri, apalagi manufaktur, perlu waktu dan anggaran yang besar. Tapi, kalau pariwisata itu sudah ada, sudah menjadi milik kita. Tinggal kita menyiapkan sarana-prasarana pendukung dan mengelola dengan baik,” kata Rosan.

Menurut proyeksi pemerintah, pada 2019 sektor pariwisata akan menjadi sumber terbesar devisa negara. Pendapatan dari turis domestik maupun mancanegara inilah yang perlu dijadikan target bagi pemerintah maupun swasta di NTT. Infrastruktur pendukung sektor wisata pun perlu dibangun. Salah satunya adalah pelabuhan berstandar internasional.

“Pariwisata bisa menjadi leading sector di NTT. Sayangnya kita sering lupa akan keunggulan sendiri. Ibaratnya kalau kita di dalam gereja atau masjid kita tidak sadar kalau bangunannya rapuh atau miring. Padahal, dari luar orang mengetahui kalau bangunannya miring. Kira-kira seperti itulah persoalan di NTT, sambungnya. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY