Peringati HPN, Menko Maritim dan Menpar Luncurkan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona 2017

0
285

AMBON, bisniswisata.co.id: Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjahitan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona 2017, dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Pantai Halong, Ambon, Maluku.

Gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona 2017 ini, akan dilakukan di 136 destinasi wisata di Indonesia.

Acara peluncuran yang berlangsung di lapangan Pantai Halong, Ambon ini, diikuti ratusan tamu dari berbagai kalangan. Diantaranya dari insan pers di seluruh Indonesia, ibu-ibu dari Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) se-nusantara, serta perwakilan dari kedutaan besar asing di Indonesia, para pejabat, pegelola wisata, polisi pariwisata, dan unsur tokoh masyarakat lainnya.

Menko Kemaritiman menyerahkan secara simbolis dukungan untuk Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona, berupa tong sampah dan alat kebersihan lainnya.

Gerakan sadar wisata ini antara lain dengan melakukan bersih-bersih pantai yang dilakukan bersama oleh para tamu dan tim marinir.

Luhut menuturkan Indonesia menargetkan pada 2019 nanti sebanyak 20 juta tamu mancanegara datang ke Indonesia dan Ambon sebagai salah satu provinsi bahari, bisa jadi andalan destinasi wisata.

Ada 420 ha tanah di daerah Tulehu, Maluku, akan dijadikan wilayah ekonomi baru, dengan pembangunan infrastruktur. Seperti pelabuhan kapal dan lainnya.

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona merupakan satu di antara 10 program prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tahun ini sebagai upaya meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia ditengah persaingan global.

Negara-nehara di dunia berlomba menjaring wisatawan mancanegara antara lain dengan memperbaiki kelemahan pada unsur; safety and security, health and hygiene, ICT readiness, enviromental sustainability, maupun tourist service infrastructure.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Presiden Joko Widodo mengamanatkan agar pertumbuhan sektor pariwisata dipercepat dan diakselerasikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Program pembangunan lima tahun ke depan yang fokus pada infrastruktur, maritim, energi, pangan, dan pariwisata, menempatkan pariwisata sebagai leading sector.

Presiden telah menetapkan target pariwisata dalam lima tahun ke depan 2019 harus memberikan kontribusi pada perekonomian (PDB) nasional sebesar 8%, menghasilkan devisa 240 triliun, menciptakan 13 juta lapangan kerja, meraih 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)

Target lainnya adalah 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air serta indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia. (bundayoely@gmail.com)

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.