Penumpang Batik Air Ngaku Bawa Bom

0
1473

KUPANG, test.test.bisniswisata.co.id: PESAWAT Batik Air jurusan Kupang-Jakarta dinyatakan aman setelah adanya ancaman bom dari Endang Hendri Susandi (28), penumpang pesawat yang mengaku membawa bom.

Batik Air menghentikan penerbangannya. Tak lama kemudian, satuan Gegana Brimob Polda NTT meluncur ke Bandara El Tari Kupang untuk melakukan penyisiran ke seluruh badan pesawat.

“Satuan Gegana Brimob Polda Nusa Tenggara Timur sudah menyisir seluruh badan pesawat, setelah otoritas keamanan bandara menahan salah seorang pria yang mengaku membawa bom ke dalam badan pesawat,” kata Komandan Pangkalan Udara El Tari Kupang Kolonel Pnb Andi Wijaya kepada para wartawan di Kupang, Sabtu (26/12/2015).

Tim Gegana tidak menemukan adanya bom di pesawat tersebut. Pria asal Sukabumi, Jawa Barat yang mengaku bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) itu, sedang dalam proses interogasi oleh otoritas keamanan bandara, katanya.

Andi menjelaskan pria yang mengaku membawa bom itu sudah ditahan oleh aparat keamanan bandara bersama dua orang rekannya yang hendak berlibur di kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, Endang bersama dua orang rekannya hanya membawa baygon semprot. Karena diperiksa terus menerus oleh pihak keamanan bandara, salah seorang rekannya langsung menyebut bom,” katanya.

Danlanud El Tari mengatakan Endang bersama dua orang rekannya langsung diturunkan dari pesawat oleh pihak keamanan bandara untuk diinterogasi lebih lanjut.

Komandan Satuan Brimob Polda NTT Kombes Pol Dadang Raharja mengatakan pemeriksaan sedang dilakukan di seluruh badan pesawat mulai dari toilet pesawat, tempat duduk penumpang, bagasi serta daerah-daerah yang dianggap sebagai lokasi rawan diletakannya Bom.

“Walaupun dari pemeriksaan awal terhadap Endang tidak ditemukan bom, pemeriksaan pesawat tetap dilaksanakan, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang bakal terjadi,” katanya.(*/i)

LEAVE A REPLY