Pentas 1000 Baris Jangkang Buka NPF 2016

0
425

KLUNGKUNG, Bali, test.test.bisniswisata.co.id,-PENTAS 1000 Baris Jangkang Nusa Penida menjadi pembuka Nusa Penida Festival (NPF) yang berlangsung tanggal 7 s.d 9 Oktober. Tari Baris Jangkang Nusa Penida memiliki pakem yang sangat beda dari pakem tarian lainnya di pulau Bali.

“Baris Jangkang melambang kegagahan, dalam gerak tari yang luwes namun penuh kekuatan dalam balutan nilai seni yang tinggi dan pakem yang berbeda dengan tarian – tarian sakral lainnya. Seribu penari dari kalangan generasi muda, pelajar, sebagai wujud regenerasi dan pelestarian budaya tradisi,” ujar Nyoman Widana, Humas NPF 2016 .

NPF 2016, bertema Exploring the Blue Paradise Islands, dipusatkan di pesisir pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali. Penyelenggara juga mengharapkan kehadiran Menteri Pariwisata dan Menteri Kelautan RI. Agenda yang disiapkan dalam NPF 2016 antara lain Nusa Penida Island Tour ke sejumlah objek wisata di Nusa Penida, baik yang sudah populer mau pun yang belum populer, seperti rumah pohon di Desa Pelilit dan Suana Point. Lomba perahu layar, lomba renang massal, pameran UMKM, lomba photography dan transplantasi terumbu karang. Tentu dimeriahkan penampilan parade budaya khas Nusa Penida, dalam parade budaya ditampilkan tarian Sanghyang Jaran.

“Tahun lalu kami tampilkan Rejang Dewa massal, NPF 2016 juga ditampilkan hiburan wayang Joblar dan musik band-band local,’’ papar Widana.

 

Rejang Dewa pada NPF2015
Rejang Dewa pada NPF2015

Pencitraan Destinasi

Nusa Penida dengan tiga gugusan pulau karang Penida, Lembongan dan Ceningan bagi seorang  Gubernur Bali Dewa Beratha bahwa telur emasnya Bali. Jika 20 tahun lalu menyebut Nusa – Nusa Penida maksudnya—identik dengan kemiskinan, kelaparan,  sentra peserta transmigrasi. Nusa Penida dalam kekinian adalah lumbung padi, sarang madu, sayangnya belum dinikmati masyarakat mau pun pemerintahan Klungkung.

‘’Kebocoran pendapatan daerah besar- besaran terjadi di Nusa Penida. Potensi kami habis dieksplorasi daerah lain,’’ tegas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, saat menerima kunjungan sejumlah media di kediamannya.

Paling tidak ada tiga potensi yang dimiliki Nusa Penida yang menjadi unggulan diantaranya : dengan ditetapkannya Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, yang mempunyai daya tarik wisata yang perlu dijaga kelestariannya, kedua melalui Kementrian Pertanian memberikan sertifikat sebagai wilayah pembibitan sapi Bali di Nusa Penida. Dengan adanya SK tersebut menunjang pengembangan sapi khususnya di Kecamatan Nusa Penida, tentu hal ini bisa dikembangkan menjadi agrowisata. Ketiga Nusa Penida telah masuk Anugrah Pesona Indonesia (API) 2016 diantaranya, sebagai Tempat Berselancar Terpopuler yang ada di Nusa Lembongan dan Tempat Menyelam Terpopuler di Nusa Penida.

Bupati Nyoman Suwirta meminta masyarakat tidak terlena, tetapi semangat untuk mempertahankan, menjaga potensi alam dan budaya dan menjadikannya pilihan utama bagi wisatawan. Animo berwisata wisatawan sudah bergeser ke Nusa Tenggara Timur. Perlu disikapi  dengan memberikan pelayanan optimal, memberi rasa nyaman, aman dan tak kalah penting kebersihan.

Daerah lain di luar Bali telah melakukan promosi gencar potensi daerahnya dengan berbagai event festival, sementara pemerintah pusat mencanangkan 10 destinasi Bali lainya. Untuk itu melalui NPF 2016 menjadi ajang promosi, memperkuat pencitraan dan mempertahankan Nusa Penida menjadi destinasi utama pariwisata di Bali. “Nusa Penida Festival, harus mampu mempromosikan Nusa Penida secara optimal” tegas Nyoman Suwirta. *Dwi

 

LEAVE A REPLY