Pengusaha Indonesia Diajak Pameran Internasional di Thailand

0
309
Travel agent ikut pameran

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Thailand Convention and Exhibition Bureau (TCEB) mengajak pengusaha Indonesia berbagai sektor untuk ikut pameran internasional di Thailand. Mengingat penyelenggaraan pameran di Thailand didatangi buyer dan seller dari berbagai belahan dunia, bahkan Thailand mengklaim sebagai gerbang pasar ASEAN.

Apalagi sepanjang tahun 2017, TCEB aktif mempromosikan kampanye ‘Thailand Extra Exhibition – Expand Your Vibrant Business Opportunities, juga peluncuran kampanye terbaru ‘Exhibiz in market’.

“Forum bisnis ini dapat membantu para pelaku di Indonesia melakukan ekspor sekaligus menjajaki peluang bisnis baru di Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jadi forum ini merupakan kesempatan emas bagu pengusaha Indonesia agar lebih dikenal di internasional,” papar Jaruwan Suwannasat, Direktur Pameran dan Event ICEB kepada para pengusaha Indonesia di Pullman Hotel Jakarta, Kamis (30/03/2017).

Sementara Exhibiz in Market, sambung Jaruwan, adalah strategi promosi yang ditujukan bagi pemangku kepentingan utama event, intansi dagang, kamar dagang juga agensi penjualan pameran di Indonesia. “Ini merupakan inisiasi yang menghadirkan pavilion di pameran dagang internasional di Thailand,” ungkapnya.

Jika bergabung dalam Exhibiz in market, TCEB menawarkan bantuan finansial hingga 500 dolar AS untuk paviliun produk terkemuka dengan space mulaio 36 hingga 250 meterpersegi. “Bantuan ini untuk merangsang para pengusaha Indonesia agar bisa ikut dalam pameran di Thailand,” sambungnya.

Jaruwan mengakui Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif berpartisipasi di pameran dagang Thailand, dengan menyumbang 5,29 persen dari jumlah total pengunjung luar negeri pada tahun 2016. “Para pengunjung berminat pada sektor pangan dan pertanian (51,76 %), kesehatan dan kebugaran (16,31 %) dan otomotif (15,59 %).

Peserta pameran dari Indonesia sekitar 1,08% dari jumlah total peserta luar negeri, dengan produk pameran terbanyak di sektor pangan dan pertanian (36,64%), kesehatan dan kebugaran (15,36%) dan otomotif (14,89%).

Tahun 2017, Thailand mentargetkan menerima 175,575 delegasi internasional pameran dan menghasilkan total transaksi 423 juta dolar AS. “Dengan adanya pameran Ekstra Thailand juga program Extra Exhibition serta Exhibiz in market, kami akan membantu dan memfasilitasi lebih jauh permintaan peserta serta pengunjung pameran dagang internasional yang ingin membangun bisnisnya di ASEAN,” lontarnya.

Berdasarkan Data Kementrian Perdagangan Thailand, kerjasama perdagangan Thailand dan Indonesia mencapai 14,5 miliyar dolar AS pada tahun 2016, dengan jumlah ekspor ke Indonesia sebesar 8,1 miliar dolar AS dan 6,4 miliar dolar ASD impor dari Indonesia.

Impor utama Thailand dari Indonesia antara lain minyak mentah, batubara, spare part otomotif, biji besi, infrastuktur untuk pengiriman dan kontrkusi juga sayur-sayuran. Sebaliknya, Thailand mengekspor spare part, asesoris kendaraan, gula, polimer ethyelene, mesin-mesin, busi, besi, baja dan tapioka.

Arief Satria dari Kementrian Perdagangan Indonesia menambahkan pameran di Thailand memang bisa membuka jalan bagi pengusaha Indonesia untuk menembus pasar Internasional. Umumnya pameran di Thailand B to B (Busines to Busines).

“Namun hendaknya pengusaha Indonesia lebih selektif memilih pameran yang digelar di Thailand, jangan sampai kecewa karena target pengunjung bukan dari luar negeri, nah ini yang harus diantisipasi,” harapnya. (endik)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.