Pemkot Kendari Promosikan Keindahan Alamnya Di Paris

0
44

PARIS, Perancis, bisniswisata.co.id: 
Sebanyak 20 tour operator Perancis akan menghadiri acara promosi pariwisata bertajuk “Célèbes Sud-Est Plongez dans l’inexploré’’ pada tanggal 11 Juli 2018  mendatang bertempat di Hotel Sofitel La Defense Paris.

Kegiatan promosi yang diorganisir oleh Pemerintah Kota Kendari bekerjasama dengan Komunitas Perkotaan La Rochelle (CdA la Rochelle) Perancis selaku kota mitra sejak 2011, dengan bantuan dari Kantor VITO (Visit Indonesia Tourisme Office) bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan Sulawesi Tenggara sebagai destinasi wisata baru di Indonesia dihadapan para tour operator Perancis.

“Kegiatan promosi ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh CdA la Rochelle bagi 7 PNS (pejabat pemerintah) yang berasal dari Sulawesi Tenggara, termasuk dari kota Kendari ” ungkap Eka Moncarre, Ketua VITO Paris, hari ini melalui WA.

Mereka adalah Sulkarnain Abdul Kadir, Walikota Kendari, Sri Lestari Kurmen, kepala Dinas Kerajinan dan Ekonomi Kreatif Kendari, Sasriati Sulhadji Arisunggu, Direktur Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata,  Arnas Gusri, Wakil Direktur, Dinas Pariwisata Wakatobi ,  La Tarima, direktur BAPPEDA Wakatobi , Saleh Hanan, Direktur Promosi Pariwisata dan Kota Ambon serta Richard Luhukay, Kadisparda Ambon ”

Menurut dia, sejak beberapa tahun terakhir, kunjungan wisatawan Perancis ke Indonesia terus meningkat dan kini sudah mulai banyak yang mencari tujuan wisata baru di Indonesia selain Bali.

Sebagai salah satu destinasi wisata  New Bali , Wakatobi dan Sulawesi Tenggara secara umum bisa menjadi destinasi wisata alternatif bagi wisatawan Perancis yang ingin mengenal Indonesia lebih dalam. Sulawesi Tenggara menawarkan beberapa situs alam yang indah, termasuk Kepulauan Wakatobi, Labengki, dan massif karst Matarombéo.

“Dari segi historis dan budaya, Kota Bau-Bau di Pulau Buton memiliki benteng pra-kolonial yang besar, dan Pulau Muna memiliki gua berprasejarah yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan Perancis,” jelas Eka.

Terletak di jantung kota segitiga keanekaragaman hayati, dengan dasar dan taman laut yang sangat kaya, Wakatobi yang pernah dijuluki oleh eksplorator Perancis terkenal Jacques Cousteau sebagai “Nirwana bawah laut” berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan bari para penggemar selam Perancis.

Selain delegasi Indonesia, kegiatan ini menghadirkan pula sejumlah warga Perancis yang ikut serta mempromosikan Sulawesi Tenggara, diantaranya Liubov Konyashina, yang menjabat sebagai Hubungan internasional CdA la Rochelle, Gaetan Deltour, seorang eksplorator Perancis dan wakil dari Lembaga Naturevolution dan Aurore Jeannot, Mahasiswi Perancis yang sedang magang di Pemkot Kendari.

Liubov Konyashina, wakil dari CdA la Rochelle menjelaskan bahwa program pelatihan ini ditujukan untuk berbagi keahlian CdA La Rochelle kepada Sulawesi Tenggara di bidang pariwisata.

La Rochelle sebagai salah satu destinasi wisata ternama Perancis dengan 4 juta kunjungan wisman per tahun memiliki banyak kesamaan dengan kota Kendari. « Peluang untuk mengembangkan sektor pariwisata di Sulawesi Tenggara sangat terbuka, baik untuk wisata bahari, petualangan maupun budaya

Dari segi wisata petualangan, Gaetan Deltour menyampaikan bahwa keindahan alam di Sulawesi Tenggara sangat unik dan luar biasa. Gaetan. Dia telah  melakukan perjalanan ekpedisinya di Mataraombeo (kab. Konawé, Sultra). Sedangkan, Aurore punya pebgalaman perjalanannya di pulau-pulau Labengki.

Pihaknya berharap tour operator Perancis yang hadir dapat mengembangkan penawaran-penawaran menarik bagi Wisatawan Perancis dalam beragam paket wisata.

LEAVE A REPLY