Pemilik Warung Dilatih Bikin Sandwich buat Wisatawan

0
471
Sandwich

BANYUWANGI, test.test.bisniswisata.co.id: Sedikitnya pemilik warung di sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi, mendapat pelatihan cara membuat sandwich dan aneka olahan telur ayam, untuk mengantisipasi wisatawan mancanegara yang berwisata di kota paling timur Jawa Timur

Pelatihan selama dua hari sejak Jumat (22/4/2016), dipandu 11 ahli jasa boga dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali.

Hari pertama, peserta mengolah makanan pagi serta diberikan edukasi tentang tata cara mengolah makanan secara higienis dan sehat.

Hari kedua, mereka akan dilatih tentang product packaging. Yaitu bagaimana mengemas makanan yang tepat dan menarik, sehingga sesuai dengan selera wisatawan.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STP Nusa Dua Bali, I Ketut Surata menjelaskan menu makanan adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk memberikan kenyaman dan kebutuhan wisatawan khususnya turis mancanegara.

“Sandwich dan beragam olahan telur ini kami kenalkan lebih dulu, karena mudah dan bisa diterima lidah wisatawan manapun dan biasanya untuk sarapan,” ujar Ketut seperti diunduh laman Kompas.com, Ahad (24/04/2016).

Dilanjutkan, edukasi tentang tata cara mengolah makanan secara higienis dan sehat. Dan berbagai cara menghidangkan sesuai standart nasional, yang selama ini belum banyak diketahui para pemilik warung.

“Kalau mengolah makanan, sedang bersin harus ditutup mulut. Jangan merokok saat akan mengolah makanan karena wisman sangat memperhatikan kebersihan makanan bahkan saat pengolahannya,” ujar I Nyoman Sunada, dosen manajemen tata boga STP Nusa Dua Bali.

Para peserta yang sebagian besar kaum perempuan ini juga diajak praktek langsung membuat sarapan. Bukan hanya sandwich, mereka juga diajarkan cara membuat ragam jenis masakan telur mulai omelette, fried egg, hingga scramble egg.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda menambahkan pelatihan ini tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dengan STP Nusa Dua Bali untuk meningkatkan sumber daya manusia pelaku pariwisata.

“Pesertanya bukan dari pihak hotel dan restoran besar, namun justru para pemilik warung-warung kecil di lokasi wisata agar ada tambahan menu yang dibutuhkan oleh wisatawan khususnya wisatawan mancanegera, pungkas Bramuda. (*/k)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.