Pembangunan Bandara di Kepulauan Seribu Dilanjutkan

0
1185
Pulau Panjang tengah dibangun bandara

KEPULAUAN SERIBU, test.test.bisniswisata.co.id: Pembangunan bandara di Pulau Panjang Kepulauan Seribu dilanjutkan kembali. Saat ini pembangunan bandara mencapai 65 persen, dan sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 120 Miliar. Maret tahun 2015, rencananya pembangunan bandara akan dilanjutkan agar bisa segera dipakai.

“Kondisi di lapangan sudah ada landasan. Kita mau tambah runway sepanjang 350 meter. Sekarang ini, tengah dibahas apakah kelanjutan pembangunannya full didanai APBD, atau oleh swasta. Atau juga kerjasama. Jika tak ada kendala, pembangunan lanjutan ini memakan biaya Rp20 Miliar hingga Rp30 Miliar. Setahun Insya Allah selesai semuanya,” papar Bupati Administrasi Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke 13 Kepulauan Seribu, Minggu (9/11/2014).

Bandara di Pulau Panjang ini, lanjut Bupati, hanya bisa menampung pesawat dengan kapasitas penumpang yang tidak terlalu banyak. Bandara, dikhususkan bagi wisatawan yang memang berniat liburan di Kepulauan Seribu.

“Kalau ini terwujud, inilah satu-satunya bandara milik Pemprov DKI. Sebab Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang Banten adalah milik Pemerintah Pusat,” kata mantan Wakil Walikota Jakarta Timur ini.

Tahun 2014, lanjut dia, Kepulauan Seribu menargetkan kunjungan wisawatan domestik dan mancanegara, sebanyak 2 juta orang. Tahun 2013 target hanya 650 ribu, namun tercapai hingga 1,2 juta lebih orang.

“Kita yakin target tahun ini terwujud, sampai Agustus 2014 saja sudah 1,3 juta orang datang ke Kepulauan Seribu. Sebentar lagi, akhir tahun. Pasti banyak wisatawan. Tentu saja semuanya ini harus didukung oleh sarana prasarana yang memadai ” katanya seperti dilansir laman Kompas.com, Senin (10/11/2014).

Asep menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memajukan wilayahnya dari berbagai sisi. Salah satunya melalui pengembangan Kepulauan Seribu yang penuh dengan berbagai kegiatan, di antaranya pariwisata yang mengandalkan sektor kelautan.

Selain itu, pihaknya beberapa waktu lalu sudah mengundang sejumlah investor, agar mau menanamkan sahamnya di Kepulauan Seribu. Bahkan, satu investor diantaranya saat ini berencana membangun Panorama Resort, bertempat di Pulau Lancang Kecil.

Dikatakan, ada empat hal yang tengah di konsentrasikan pihaknya agar Kepulauan Seribu bisa menjadi destinasi wisata yang semakin diminati wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Pertama, pengembangan transportasi laut yang kini dirasa masih kurang. “Kemudian listrik yang harus terus ditambah. Lalu, air bersih. Dan yang ke empat adalah pembangunan infrastruktur,” kata Asep. ***

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.