Pemandian Air Panas Jadi Destinasi Wisata Baru di Kutim

0
244
Bupati Kutim kunjungan pemandian air panas

KUTAI TIMUR, Bisniswisata.co.id: Pemandian sumber ari panas alami di desa Batu Lepoq Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur kini dijadikan destinasi wisata. Mengingat potensi sangat bagus untuk jadi obyek wisata sekaligus menjadi daerah tujuan wisata baru sehingga menambah daftar daerah kunjungan wisata di Kutim.

“Saya minta bu Kades menjaga dan memelihara asset pemandian sumber air panas (Batu Lepoq) ini sebagai wujud pelestarian. Jangan sampai terjamah oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Hingga mengalami rusak bahkan punah,” pinta Bupati Kutim Imusnandar
saat kunjungan kerja ke wilayah pesisir Kutai Timur (Kutim) dan masuk wilayah kecamatan Karangan, Jumat (14/04/2017).

Selama berkunjung di pemandian air panas, Bupati didampingi istrinya Hj Ence UR Firgasih berharap agar Kades memperluas lahan pemandian air panas sebagai bentuk pengembangan potensi wisata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pemandian sumber air panas ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kutim.

Kades Batu Lepoq Jumaah mengatakan bakal mempertimbangkan untuk melakukan pengembangan konsep wisata tersebut. “Siap pak Bupati, nanti saya tindak lanjuti terlebih dahulu, apakah kawasan wisata ini memungkinkan untuk diperluas dan dikembangkan lagi,” jawab Jumaah menanggapi intruksi bupati.

Selama di pemandian air panas Bupati dan Isteri sempat mencoba mencuci wajah dengan air dari sumber air panas tersebut. Ismu dan Isteri mengaku terkesan dengan pengalaman yang dirasakan. Bahkan Firga menyebut air, dari sumber air panas di Karangan tak kalah dengan pemandian wisata luar daerah lainnya.

Menurut informasi masyarakat, lokasi pemandian sumber air panas tersebut banyak dikunjungi masyarakat saat hari libur. Bahkan lokasi itu juga dijadikan persinggahan bagi masyarakat dari Berau yang akan menuju ke Sangatta atau Samarinda, untuk beristirahat dan mandi di sana.

“Lokasi di ini sangat ramai setiap saat, karena banyak yang mengunjungi setiap harinya. Terutama masyarakat yang dari Berau beristirahat dan mandi sejenak untuk menghilangkan penat,” kata Halidi, salah seorang warga Karangan. (*/mdo)

LEAVE A REPLY