Pariwisata Penggerak Ekonomi, Lombok Utara Tawarkan Destinasi Anyar

0
198
Desa Gumantar Lombok Utara

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) berupaya terus mengembangkan pariwisata yang dinilai menjadi salah satu penggerak ekonomi dan pembangunan di daerah. Karena itu, diperlukan beragam atraksi dan kegiatan yang mampu menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk bisa datang ke daerah tersebut.

“Sektor pariwisata yang kita kembangkan di Lombok Utara, merupakan sektor yang sangat mendukung keberhasilan pembangunan yang sedang berjalan. Untuk itu, diperlukan event-event yang akan membuat Kabupaten Lombok Utara dikenal,” ujar Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (21/8/2017).

Memang, sambung Bupati, saat ini wisatawan mancanegara yang datang ke Lombok Utara banyak memilih kawasan tiga gili atau pulau sebagai destinasi wisata, yakni Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.

Kini diharapkan wisatawan yang datang ke Lombok Utara, tidak hanya bisa menikmati kawasan tiga gili, tetapi juga bisa singgah ke kawasan-kawasan di daratan Pulau Lombok bagian utara. Dan sudah disiapkan beragam atraksi dan kegiatan yang mampu menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk bisa datang ke daerah tersebut.

Setidaknya, ada delapan destinasi baru telah disiapkan untuk menarik wisatawan. “Kami berharap masyarakat melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis) bisa bersama menyusun strategi dan mengembangkan destinasi untuk mendatangkan wisatawan,” harapnya.

Memang Lombok Utara memiliki potensi wisata alam dan budaya yang sangat unik Gunung Rinjani, hingga Danau Segara Anak. Selain itu, banyak keunikan di Lombok Utara yang tidak ditemukan di bagian dunia manapun sehingga layak mendorong Lombok Utara sebagai destinasi wisata dunia.

Ada karang biru yang merupakan karunia luar biasa bagi Lombok Utara, karena menurut riset yang pernah dilakukan, blue coral hanya ada dua di dunia yakni di Karibia dan Lombok Utara. Ada air tawar di tengah laut juga ada di Lombok Utara, katanya.

Dari sisi wisata sejarah, di Lombok Utara juga ada jejak peninggalan Jepang yakni Goa Jepang di Trawangan. Lombok Utara sekaligus wilayah dengan tingkat toleransi yang tinggi sosial budayanya.

Lombok Utara juga punya atraksi tradisional Gumantar, sebuah desa menjadi bagian dari Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis, baik turis domestic maupun turis mancanegara.

Desa ini hingga sekarang masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat peninggalan leluhur. Dusun Dasan Beleq adalah pusat kegiatan kemasyarakatan yang kental dengan tradisi. Penduduk asli Dusun Dasan Beleq menganut agama Islam.

Bahkan nuansa islami di dusun ini begitu kental. Hal ini dibuktikan dengan adanya situs-situs peninggalan Islam, yaitu berupa sebuah masjid yang sangat kuno. Masjid kuno ini dulunya dibangun oleh para wali dan ulama setempat. Peninggalan bersejarah lainnya yang ada kaitannya dengan masa penyebaran agama Islam di dusun ini adalah Bale Bangar Gubuq yang disebut warga setempat dengan nama Pagalan.

Bangunan Bale ini berada di tengah Dusun Dasan Beleq. Ukuran bangunan Bale ini terbilang cukup kecil, yaitu hanya 5×5 meter saja. Selain Bale Bangar Beleq, ada satu lagi situs bangunan bersejarah yang dapat dijumpai di Dusun Dasan Beleq, yaitu Bale Adat. Bale Adat ini terbuat dari bambu yang dianyam.

Semua bagian bangunan terbuat dari bambu. Di sebelah Barat Bale Adat terdapat sebuah bangunan bersejarah lainnya yang dinamakan Berugak Agung. Fungsi dari ruangan ini adalah sebagai tempat persinggahan dan tempat penyimpanan sesaji untuk upacara adat. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY